Alasan Andrea Pirlo Gagal Ke Euro 2016 Menurut Carlo Ancelotti

Menurut Ancelotti, taktik Italia yang dikembangkan Conte saat ini sudah tidak cocok dengan Pirlo.

Ketiadaan nama gelandang veteran Andrea Pirlo dalam skuat final Italia untuk Euro 2016 menimbulkan banyak perdebatan. Namun, Carlo Ancelotti bisa memaklumi mengapa Antonio Conte tidak memanggil Pirlo, yang kini bermain di New York City.

Pelatih yang musim depan melatih Bayern Munich ini menilai, Pirlo sudah tidak cocok dengan gaya bermain Azzurri, yang menurutnya bakal bermain dengan pressing dan intensitas tinggi selama berkompetisi di Prancis.

“Timnas Italia harus mencari gaya bermain yang cocok dengan skuat saat ini karena Conte tidak membawa banyak pemain bintang, terutama setelah Marco Verratti dan Claudio Marchisio absen karena cedera. Tebakan saya, Conte ingin bermain dengan intensitas tinggi dan itulah mengapa dia tidak memanggil Pirlo,” kata Ancelotti kepada The Telegraph.

“Tentu saja, saya menyukai Pirlo sebagai pemain. Ya Tuhan, dia sangat bertalenta! Tetapi, dia bermain di MLS sehingga terbiasa dengan gaya bermain yang lain. Dia sudah berusia 37 tahun. Jika tim diminta bermain dengan intensitas tinggi, maka Pirlo bukan pilihan tepat. Meski demikian, dia tetap pengumpan jitu yang tiada duanya,” terangnya.

Ancelotti juga memberikan saran kepada Italia jika ingin tampil gemilang di Euro 2016 di mana Azzurri bakal tergabung satu grup bersama Belgia, Swedia, dan Republik Irlandia. “Kuncinya pada pendekatan taktik yang tepat. Lagipula, mereka telah memiliki basis pertahanan kuat yang berasal dari para pemain Juventus,” jelasnya.