Alejandro Sabella: Lionel Messi Sudah Berkorban Banyak

Topics

Pelatih Argentina berucap terima kasih atas peran Messi yang krusial di Brasil.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Pelatih tim nasional Argentina Alejandro Sabella menjelaskan bahwa dirinya akan segera menghubungi presiden dari federasi sepakbola Argentina, Julio Grondona, pada pekan ini untuk membicarakan masa depan kepelatihannya di Tim Tango.

Sabella yang sukses membawa Lionel Messi dan kolega ke final Piala Dunia 2014 Brasil. Mengaku sudah melupakan kekalahan atas Jerman yang berakhir dengan skor tipis 1-0 lewat gol Mario Gotze di babak perpanjangan waktu.

Messi sendiri yang meraih gelar Pemain Terbaik Piala Dunia, dikatakan Sabella, sudah berkorban banyak untuk bisa mengangkat performa tim berjuluk Albiceleste hingga sanggup mencapai partai final.

“Pertama, saya tak tahu rencana AFA soal masa depan saya, saya harus beristirahat beberapa hari. Saya tidak akan menahan-nahan karena saya orang yang bertanggung jawab. Saya akan memikirkan masa depan saya akhir pekan ini dan akan menghubungi Julio Grondona untuk berjumpa,” katanya kepada C5N.

“Saya akan tetap menjadi manajer jika saya diberikan 100 persen kekuatan seperti yang saya lakukan kepada para pemain saya,” imbuhnya.

“Messi adalah contoh bagus apa yang telah dilakukan untuk tim. Dia berpikir untuk semua bukan untuk diri sendiri, tim di atas dirinya, memberi sebelum menerima. Dia membuat pengorbanan besar menjadi pemain terbaik di dunia. Dia sangat penting dalam membawa kami lolos dari putaran pertama, dan dia paham untuk mengubah gaya main kami.

“Kami harus menghargainya, kami harus memberi selamat untuk Messi karena dia mengorbankan dirinya untuk tim. Terima kasih telah menjadi Argentina, terima kasih Anda (Messi) selalu sedia untuk bermain,” puji Sabella habis kepada La Pulga.

“Saya sudah tidak membayangkan laga melawan Jerman lagi. Saya mau istirahat. Kami seharusnya bisa menang. Saya ucapkan selamat untuk Jerman karena mereka merupakan tim terbaik. Kami berangkat dari yang terkecil menjadi yang terbesar dan kami cukup bagus untuk tampil di final."

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics