Alessandro Lucarelli: Ingkar Janji Hancurkan Parma

Topics

Meski masalah terus menimpa, para pemain memilih loyal. Lucarelli mengatakan tidak akan mogok.

OLEH GUNAWAN WIDYANTARA Ikuti di twitter

Sejumlah janji dari pemilik Parma yang tak kunjung ditepati menjadi sumber kehancuran klub, demikian diutarakan kapten Alessandro Lucarelli.

Kemampuan mengelola tiga pemilik terakhir klub disentil Lucarelli hingga tim sekarang diambang kebangkrutan.

"Situasi sudah terasa aneh dalam dua tahun terakhir karena klub cenderung membayar gaji di saat deadline, ini menimbulkan kecurigaan," kata Lucarelli di La Gazzetta dello Sport.

"Pada November, Tommaso Ghirardi datang ke kamar ganti dan mengatakan gaji kami belum dibayar karena dia sedang bernegosiasi untuk menjual klub pada Rezart Taci namun tak kunjung menemukan kata sepakat."

"Saya bahkan tidak pernah melihat Taci."

"Manenti kemudian memberikan janji hebat. Dia memperlihatkan kami pernyataan bank yang membuktikan dirinya punya €100 juta untuk diinvestasikan pada Parma. Jumlah besar, kami malah sedikit ragu."

"Kemudian kisah sama berulang, selalu ada masalah dan kami harus menunggu. Sejauh ini kami tak melihat sekeping euro pun."

Meski masalah terus menimpa, para pemain memilih loyal. Lucarelli mengatakan tidak akan mogok.

"Membiarkan klub hancur artinya sama dengan menghancurkan 200 keluarga yang bekerja bagi Parma," imbuhnya.

"Saya tidak memikirkan pemain, tetapi mereka yang mendapat upah €1000 per bulan. Beban ini berada di pundak kami," tandasnya.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics