Alfin Tuasalamony Tunggu Gaji Dari Persija Jakarta Untuk Operasi Ketiga

Alfin mengakui Persija hanya sempat memberikan uang Rp5 juta setelah operasi.

Bek Persija Jakarta, Alfin Ismail Tuasalamony, harus menanggung biaya yang tak sedikit untuk menyembuhkan cedera patah tulang kering kaki kirinya. Cedera itu didapatkannya setelah tertabrak sebuah mobil di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, akhir April lalu.

Dalam dua bulan terakhir, pemain asal Tulehu itu sudah menjalani dua kali operasi. Biaya yang dikeluarkan pun tak sedikit. Meski, sebagian ditanggung oleh pihak penabrak.

"Operasi yang pertama itu Rp 50 juta, orangnya cuma bisa bayar 30 juta, sisanya saya yang tanggung. Yang kedua itu dia pake BPJS, karena tidak bisa bayar lagi. Jadi saya tidak tahu biayanya berapa," ucap Alfin.

Maka itu, Alfin sangat berharap gajinya segera dilunasi oleh Persija. Mantan penggawa CS Vise itu mengungkapkan gajinya masih tertunggak sekitar tiga bulan. Menyusul, Alfin masih harus menjalani operasi kembali.

"Persija memang sempat membantu, memberikan uang Rp5 juta setelah operasi. Cuma itu saja," beber, pemain yang dikontrak Persija dengan durasi dua tahun itu.

"Kalau Persija bayar gaji tiga bulan, sudah lebih dari cukup untuk biaya operasi yang ketiga. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan manajemen mau membayar. Sekarang saya cuma menunggu gaji dan menunggu sembuh," tambah pemain yang pernah berguru bersama SAD Indonesia di Uruguay itu.

Beruntung, selama dirawat di rumah sakit, Alfin juga mendapatkan bantuan dari orang-orang yang menjenguknya seperti pelatih Rahmad Darmawan dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). 

Di sisi lain, The Jakmania, kelompok suporter Persija, juga berniat menggalang dana untuk membantu Alfin. Terdekat, mereka akan menggelar Solidaritas Oren di area Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, 28 Juni nanti.