Amadou Gakou Tak Dijamin Masuk Persiba Balikpapan

Keinginan Edu merekrut Addison Alves sudah terlambat, karena mantan striker Persela itu kini merumput di Thailand.

Pelatih Persiba Balikpapan Eduard Tjong tidak memberikan jaminan Amadou Gakou bisa memperkuat Beruang Madu di turnamen Piala Presiden 2015, karena dianggap memiliki kualitas tak jauh berbeda dengan pemain lokal.

Gakou merupakan salah satu pemain asing yang dipanggil manajemen untuk menjalani latihan. Edu, sapaan Eduard Tjong, mengaku sebetulnya ia ingin memakai jasa Addison Alves, namun sang pemain sudah terikat kontrak dengan klub Thailand.

“Kalau Gakou kualitasnya beda-beda sedikit dengan [pemain] lokal, mending lokal saja. Kalau mau cari asing, langsung yang berkualitas,” tegas Edu.

“Tadinya saya mau panggil Addison Alves. Saya tahu dia waktu di Persela Lamongan. Tapi dia sudah di Thailand, dan saya sudah terlambat. Kalau ada dia, saya oke. [Gakou] Nanti kita lihat lah. Kalau tidak, kita pakai lokal saja.”

Edu menambahkan, Persiba masih membutuhkan empat pemain tambahan untuk posisi kiper, stopper, sayap, dan striker. Saat ini Persiba hanya memiliki Dwi Yudha sebagai kiper. Sedangkan Arifki Eka Putra dan Rizal Lesthulu di bek sayap, serta stopper Absor Fauzi dan Yudi Khoiruddin. Kemudian striker murni menyisakan I Made Wirahadi.

“Masalah kita di kiri. Kita di sayap hanya punya Rahel, wing back cuma punya dua. Posisi Arifki sebenarnya kan di kanan, jadi di kiri kita belum punya. Kalau ada apa-apa, kita akan bingung. Kalau stoper kita tambah satu lagi,” tutur Edu.

Sementara itu, manajer Persiba Faisal Husin mengatakan, masih terus mencari pemain untuk posisi yang dibutuhkan tersebut. Satu pemain asing dipastikan dalam waktu dekat akan ke Balikpapan mengikuti seleksi.

“Namanya Dembele Siaka, dia gelandang serang asal Pantai Gading. Sebelumnya dia main untuk Pekalongan di Divisi Utama. Jadi kita lihat dia dulu. Kalau bagus, kita pakai hanya untuk Piala Presiden saja,” ujarnya.

“Dia bisa ganti [peran] Ansu Toure. Kalau Ansu tidak bisa [direkrut], karena dia minta kompensasi yang besar. Makanya kita coba cari alternatif. Gakou sudah pasti untuk posisi di depan.” (gk-54)