ANALISIS: Adnan Januzaj Tentukan Langkah Transfer Manchester United Berikutnya

Topics

Louis van Gaal mencari No.10 yang bisa diandalkan, tapi masih ragu mempercayai konsistensi Adnan Januzaj.

Kurang dari 24 jam setelah penampilan memuaskan Manchester United mengalahkan Club Brugge pada play-off Liga Champions, Selasa (18/8) malam, fans sepakbola Liga Primer Inggris dikejutkan dengan kabar "membelotnya" Pedro Rodriguez ke Chelsea.

Padahal, sepanjang pekan ini Pedro diyakini meninggalkan Barcelona dengan tujuan Old Trafford. Belakangan United mengerem pendekatan. Mereka tak mau mengucurkan dana memenuhi klausul penjualan yang tercantum di dalam kontrak pemain 28 tahun itu. Chelsea pun datang menikung dengan tawaran nyata sebesar total €30 juta.

Apa yang membuat United menahan diri? Manajer Louis van Gaal tampaknya telah yakin dengan penampilan yang disuguhkan skuat Setan Merah saat menumbangkan Brugge. Tertinggal lebih dahulu lewat gol bunuh diri Michael Carrick, United tidak panik. Memphis Depay menjadi bintang dengan melesakkan dua gol plus menyumbangkan satu assist .

Kritik atas penampilan tim tak meyakinkan kala menghadapi Tottenham Hotspur dan Aston Villa pelan-pelan terjawab. Dalam dua penampilan perdana di Liga Primer Inggris, United seperti pasukan yang kehabisan akal. Hanya dua gol yang mampu mereka ciptakan, itupun salah satunya dari kaki pemain lawan, dari hanya 13 peluang yang terjadi.

Meski keraguan terhadap sektor penjaga gawang dan lini belakang tidak menjadi kenyataan, kreativitas serta agresivitas lini depan United mendapat tanda tanya besar. Usai melepas Robin van Persie dan Radamel Falcao, tidak ada pilihan bagi Van Gaal untuk menempatkan Wayne Rooney sebagai penyerang utama. Masalahnya, Rooney belum menciptakan gol dalam tiga pertandingan kompetitif yang sudah dijalani.

Musim lalu, Rooney kerap diplot sebagai gelandang oleh Van Gaal.

Seperti mewakili pendapat banyak kalangan, eks pemain timnas Inggris Chris Waddle mengatakan United perlu mendatangkan striker berkelas dunia. untuk mengerahkan kemampuan terbaik Rooney, sang striker butuh pendamping. Desakan semacam itu disambut sinis sang bos.

"Sepanjang musim lalu semua media mendesak agar saya memainkannya di posisi striker. Jadi sungguh mengherankan setelah dua pertandingan kalian meragukan pendapat kalian sendiri. Saya tak paham," ujar Van Gaal dalam konferensi pers usai melawan Brugge.

Van Gaal merasa tak perlu menambah daftar penyerang yang sudah dimiliki United saat ini. Selain Rooney, ada pula Javier Hernandez, James Wilson, dan Adnan Januzaj. Kedatangan Pedro pun tadinya diprediksi untuk membuka keran gol dari gebrakan sayap tim, bukan sebagai penyerang tengah.

Lupakan Pedro. Apa yang sebenarnya dibutuhkan Van Gaal? Kita harus menyimak susunan pemain inti yang diturunkan Van Gaal dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan. Hanya satu perubahan signifikan yang dilakukan Van Gaal, yaitu mengembalikan Memphis ke pos sayap kiri dan mempercayakan Januzaj sebagai No.10.

Ramuan itu manjur. Memphis kebingungan bermain di belakang Rooney saat pramusim dan melawan Spurs. Pemain 21 tahun itu tampil lebih impresif mengadapi Villa dan Brugge saat ditempatkan di posisi favoritnya - sayap kiri. Sulit melihat kemungkinan Van Gaal kembali mengutak-atik posisi Memphis untuk beberapa pertandingan ke depan.

Lalu, Januzaj. Seperti Memphis, Januzaj pun mati kutu ketika diminta bermain sebagai penyokong Rooney kala menghadapi Villa. Tak banyak kontribusi yang dilakukan meski dia sukses menyarangkan gol kemenangan United. Penampilan lebih impresif ditunjukkannya ketika kembali dipercaya menghuni pos yang sama untuk menghadapi Brugge.

Januzaj ada di mana-mana. Pemain Belgia ini merambah setiap celah yang dibuka rekan-rekan setimnya. Boleh dibilang penampilan itu mendekati keinginan Van Gaal untuk pemain berposisi No.10.

"Saya lebih menyukai seorang striker kedua ketimbang seorang gelandang di posisi No.10. Itu alasan Adnan mendapat kesempatan dan dia mencetak gol," ungkap sang bos usai menekuk Villa.

Januzaj mencetak gol kemenangan lawan Villa, tapi tampil tak impresif.

Bagi Van Gaal, figur No.10 yang ideal adalah Jari Litmanen. Semasa membela Ajax Amsterdam, gelandang Finlandia itu mencetak banyak gol dengan muncul dari lini kedua. Litmanen memberikan referensi permainan bagi Januzaj: cerdik memanfaatkan peluang, punya kemampuan fisik mumpuni, dan ikut membantu pertahanan saat dibutuhkan.

United tidak perlu repot mencari pemain baru di sisa bursa transfer musim panas ini jika Januzaj mampu memupus keraguan Van Gaal.

"Dia baru 20 tahun. Karakter seorang pemain muda adalah tidak konsisten. Dia harus mampu menjawabnya. Mungkin saja dia melakukannya musim ini," tegas sang bos usai kemenangan atas Brugge.

Januzaj tidak dapat duduk santai untuk meraih kepercayaan Van Gaal. Bukan rahasia kalau Januzaj tampil mengecewakan musim lalu setelah sempat bersinar ketika United ditangani David Moyes. Niat pindah mencari klub baru sempat muncul. Musim panas ini, Sunderland kabarnya tertarik meminjam. Begitu juga halnya dengan Southampton dan Borussia Dortmund.

Pintu keluar ada di depan Januzaj. Apa pilihannya? Memasuki masa liburan akhir musim, dia malah secara khusus menghabiskan waktu di Dubai. Tujuannya: berlatih.

"Tahun lalu adalah tahun lalu. Tahun ini adalah tahun ini. Saya betah di United," tukasnya pendek.

Motivasi Januzaj seharusnya kian berlipat-lipat karena posisi No.10 adalah posisi favoritnya. Belum lagi menghitung kejelian Van Gaal dalam menempatkan pemain bermain di luar posisi aslinya. Terkadang membingungkan atau membuat sang pemain frustrasi, tapi keputusan berani Van Gaal mendorong kelahiran banyak temuan baru.

Ketika di Barcelona, Xavi Hernandez diberi kepercayaan Van Gaal ketika Pep Guardiola mulai didera kendala fisik. Pindah ke Bayern Munich, Van Gaal menjadikan berturut-turut David Alaba bek kiri, Holger Badstuber bek tengah, dan Bastian Schweinsteiger gelandang tengah.

Di Bayern pula Van Gaal memperkenalkan seorang pemain muda yang nyaris mencari kesempatan di klub lain. Namanya Thomas Muller. Nama ini yang dianggap Van Gaal paling mendekati gaya permainan Litmanen. Masuk akal jika United sangat berminat mendapatkannya musim panas ini.

Adapun bagi Januzaj, pemain pesaing masuk atau tidak, waktunya di United adalah sekarang.