ANALISIS: Paco Alcacer Vs Diego Costa, Siapa Paling Layak Dapat Kesempatan Di Timnas Spanyol?

Topics

Diego Costa telah membuka rekening gol, sementara Paco Alcacer mencetak tiga gol dalam tiga laga, siapa yang layak menjadi bomber utama timnas Spanyol?

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Tim nasional Spanyol berusaha untuk kembali bangkit di pentas internasional setelah terpuruk di Piala Dunia 2014 dengan tersingkir di babak grup, karena kalah bersaing dengan Belanda dan Cili.

Salah satu sektor yang mendapatkan perhatian khusus usai kegagalan di pentas dunia tersebut adalah lini depan. Striker naturalisasi Diego Costa yang sangat tajam di level klub masih belum bisa menunjukkan taringnya bersama La Roja, alhasil serangan-serangan yang dibangun kerap terbuang percuma dengan mandulnya penyerang.

Usai pentas akbar di Brasil, Vicente del Bosque tetap memberikan kesempatan pada Costa untuk mengisi salah satu spot di lini depan, namun nama Paco Alcacer yang baru berusia 21 tahun juga tidak dapat diabaikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Lalu siapa yang layak menyandang status bomber utama La Furia Roja?

Banyak pihak meragukan kecocokan Diego Costa di lini depan tim nasional Spanyol karena gaya permainan tim yang mengandalkan permainan cepat ala tiki taka.

Seperti yang diketahui, Spanyol menjuarai Euro 2008, 2012 dan Piala Dunia 2010 dengan mengandalkan striker gesit dan lincah seperti David Villa dan Pedro, sehingga striker seperti yang setipe dengan pemain Chelsea itu, yaitu Alvaro Negredo dan Fernando Llorente, kerap terpinggirkan.

Namun, dengan kualitas yang dimiliki Costa, yang juga rela menolak Brasil demi Spanyol, tentu akan menjadi mubazir apabila tidak memaksimalkan jasanya. Oleh karena itu, keberadaannya menjadi sebuah dilema yang besar dan Del Bosque akhirnya memilih opsi untuk mengandalkan sang striker di lini depan.

Costa gagal membuktikan diri saat dilibatkan dalam ajang Piala Dunia 2014 di Brasil kemarin, ia gagal menyumbangkan gol. Kemarau pemain berusia 26 tahun itu berlanjut dalam beberapa pertandingan setelah pentas akbar sepakbola tersebut, termasuk saat kualifikasi Euro 2016.

Dilihat dari statistik sepanjang kualifikasi sejauh ini, Costa sebenarnya telah mendapatkan pelayanan yang bagus dari rekan-rekannya. Total ia telah melepaskan 12 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang, namun dewi fortuna tampak tidak berpihak padanya sampai dini hari tadi (13/10), di mana ia mencetak gol pertamanya untuk Spanyol.

Costa menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 4-0 atas Luksemburg dengan mencetak gol ketiga timnya melalui sepakan keras dari jarak dekat. Ia berharap gol tersebut memberikan permulaan baru pada dirinya bersama tim nasional.
"Saya harus berterima kasih kepada pelatih [Vicente del Bosque] atas dukungannya," ujar Costa kepada TVE. "Pada setiap pertandingan, ia memberi saya kesempatan lain."

"Itu mulai mengganggu saya. Yang membuat saya terganggu adalah saya tidak bisa mencetak gol, tapi yang lebih membuat saya terganggu ketika tim kalah. Tapi, gol ini memberi permulaan yang baru."

Striker berusia 21 tahun tersebut seolah menjawab kebutuhan Spanyol di lini depan, Alcacer tampak mampu mewujudkan julukannya, yaitu 'The Next David Villa' dengan performa yang sangat gemilang dalam beberapa pertandingan terakhir bersama La Roja, terutama di kualifikasi Euro 2016 sejauh ini.

Dalam tiga pertandingan yang ia jalani, ia berhasil mencetak tiga gol, padahal ia hanya melepaskan lima tembakan dengan tiga tembakan mengarah ke gawang. Itu artinya, striker Valencia tersebut mencetak satu gol di setiap pertandingan dengan hanya satu tembakan on target!

Kemampuannya dalam mencetak gol sebenarnya sudah terlihat sejak belia. Ia menjadi top skor pada babak kualifikasi dan babak utama Euro U-17 saat menjadi kapten Spanyol U-17. Selain itu ia juga menyumbangkan 42 gol dalam 64 pertandingan bersama Valencia B dan di tim utama Valencia, ia telah mencetak 12 gol dalam 33 pertandingan. Oleh karena itu, tidak mengagetkan saat ini Alcacer muncul sebagai pemain yang haus gol.

"Alcacer telah memenuhi ekspektasi yang kami miliki terhadap dirinya," puji Del Bosque. "Dia mencetak gol, pergerakannya bagus, dan kami telah bergerak ke depan. Kmai akan melihat bagaimana dia akan berkembang di klubnya."
Apabila dilihat dari kebutuhan tim, Alcacer tampaknya lebih menjawab masalah yang ada, mengingat gaya permainannya cocok dengan gaya bermain Spanyol. Tetapi, Costa telah membuka rekening golnya dan bukan tidak mungkin ia telah menemukan kepercayaan diri untuk bisa mengonversi setiap peluang yang ia dapat menjadi gol di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Menurut Anda?

addCustomPlayer('12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', '', '', 620, 540, 'perf12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', 'eplayer4', {age:1407084748852});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics