Angel Alfredo Vera: Gresik United Kehilangan Konsentrasi

Pelatih Laskar Joko Samudro ini mengaku strategi yang diterapkan kepada anak asuhnya hanya berjalan di babak pertama.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitterPelatih Gresik United Angel Alfredo Vera mengakui keperkasaan Arema Cronus ketika tim besutannya digilas 5-0 kemarin di Stadion Kanjuruhan, dan menilai para pemain kedodoran di babak kedua.Di laga ini, empat gol Arema bersarang di babak kedua, setelah sebelumnya Samsul Arif mencetak gol pembuka ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Menurut Alfredo, kekalahan itu disebabkan pemain kehilangan konsentrasi sepanjang babak kedua.Alfredo mengaku dirinya tidak tahu penyebab timnya bisa kalah dengan gelontoran gol besar dari Arema. Namun, ia menilai instruksi yang sudah diberikan tidak bisa diterjemahkan dengan baik.“Sebelum main, kita sudah tahu kekuatan Arema seperti apa, termasuk kemudian saya memberikan instruksi kepada para pemain untuk lebih sabar. Arema selalu bergerak dan mengumpan,” ungkap Alfredo.“Saya beri instruksi kepada pemain untuk menunggu di posisinya. Tetapi itu hanya terjadi di babak pertama, karena selanjutnya konsentrasi para pemain kami menurun.”Lebih lanjut Alfredo menjelaskan, kekalahan ini harus diterima secara tim. Dia enggan menyebut kekalahan tersebut disebabkan hilangnya pilar utama, seperti Shohei Matsunaga dan Otavio Dutra.“Tidak bisa kekalahan ini disebabkan pemain [pilar] kami absen. Kami kalah, dan itu harus ditanggung seluruh pemain. Jika menang, maka kemenangan itu adalah kemenangan tim. Saya menyatakan kami memang melakukan kesalahan di laga ini,” urai Alfredo.“Bermain terbuka ataupun tertutup, semua akan sama saja apabila pemain tidak konsentrasi.”Kekalahan telak ini membuat Gresik United langsung melorot ke posisi sepuluh, karena kalah selisih gol dari Persik Kediri. Dengan kondisi internal yang masih belum kondusif, Alfredo nampak bingung saat ditanya evaluasi yang bakal dilakukan Laskar Joko Samudro saat memasuki putaran kedua.“Evaluasi dan apa yang kita lakukan ke depan, tetap menjadi urusan manajemen,” tutupnya. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.