Anggaran Minim, Pembangunan Stadion Batakan Molor

APBD Balikpapan dan Kaltim tidak mampu memenuhi anggaran Rp700 miliar untuk pembangunan tahap ketiga.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN Keinginan Persiba Balikpapan bisa menggunakan Stadion Batakan pada 2016 dipastikan tidak akan terwujud setelah pembangunannya mengalami kemunduran jadwal akibat minimnya anggaran.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh mengatakan, pembangunan stadion yang menelan anggaran lebih dari Rp1,1 triliun itu masih membutuhkan dana cukup besar hingga Rp700 miliar. Sedangkan APBD Kota Balikpapan 2015, dan APBD Provinsi Kalimantan Timur tidak sanggup menggelontorkan Rp700 miliar.

“APBD Kota hanya mampu anggarkan Rp100 miliar. APBD Provinsi hanya sekitar Rp30 miliar, sehingga masih sangat banyak kekurangannya”” kata Abdulloh.

Saat ini pembangunan stadion memasuki tahap ketiga, yakni meliputi tribun lantai lima dan enam, termasuk pembangunan lapangan utama, lapangan pemanasan, atap stadion, pengadaan tiga genset berkapasitas 4,5 megawatt.

“Anggaran akan dikucurkan secara bertahap dari APBD kota maupun provinsi, sehingga pembangunannya bisa rampung,” terangnya.

Selain masalah anggaran, persoalan lain yakni belum selesainya pembebasan lahan stadion berkapasitas 42 ribu penonton itu. Sebab, dari luas keseluruhan 16,7 hektar, masih ada luas tujuh hektar yang belum dibebaskan.

“Baru sembilan hektar yang sudah dibebaskan. Yang tujuh hektar masih dalam proses pembebasan lahan,” kata kepala dinas pekerjaan umum Kota Balikpapan Tara Alorante.

Sebelumnya, masyarakat dan fans Persiba sudah menunggu tim kesayangannya akan berlaga di stadion baru bertaraf internasional, mengingat stadion Parikesit yang selama ini jadi markas Beruang Madu dianggap sudah tidak layak lagi. (gk-54) addCustomPlayer('grhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', '', '', 620, 540, 'perfgrhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', 'eplayer4', {age:1416334462966});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.