APPI Desak Persegres Gresik United Lunasi Sisa Gaji Shohei Matsunaga

Matsunaga berhasil memenangkan gugatan pelunasan sisa gaji dan kontrak yang belum dilunasi.

Salah satu anggota Komite eksekutif (Exco) asosiasi pesepakbola profesional Indonesia (APPI), Bima Sakti, mendesak agar manajemen Persegres Gresik United segera melunasi sisa kontrak dan gaji gelandang Persiba Balikpapan Shohei Matsunaga.

Matsunaga bersama sejumlah pemain asing lainnya yang pernah merumput di Indonesia berhasil memenangkan gugatan terhadap mantan klubnya. Menurut Bima, FIFPro telah memfasilitasi hal itu ke FIFA.

“FIFPro langsung mengurus ini, dan dia berhasil [menang], dan sepertinya dia akan dibayar. Cuma belum sampai ke Persegres. Di e-mail [surat elektronik] yang dari FIFA, dia sudah menang,” kata Bima.

Pria yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Persiba itu mengatakan, kemungkinan jumlah gaji dan kontrak yang belum diselesaikan Gresik United cukup besar, mengingat Matsunaga adalah pemain asing.

“Jumlahnya saya enggak tahu, yang pasti dua bulan [gaji] dan 15 persen kontrak. Kan kita dikasih 25 persen awal, baru sepuluh persen yang dibayar, kurang 15 persen. Kalau dibayar pasti besar, karena pemain asing,” terangnya.

Sementara di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Bima memastikan tak ada kontrak, maupun gaji pemain yang tidak dibayar klub, kecuali musim sebelumnya akibat force majeure.

“Semua sudah dibayar, enggak ada masalah. Cuma yang tahun kemarin itu yang force majeure,” imbuhnya.

Terpisah, Matsunaga membenarkan kontrak dan gajinya belum diselesaikan Persegres. Kendati demikian, pemain asal Jepang ini tak ingin memperpanjang masalah tersebut.

“Iya tahun kemarin, tapi itu enggak bisa saya sebut, enggak enak saya. Saya enggak bisa bicara, nanti saya enggak bisa dapat tim,” tandas Matsunaga. (gk-54)