Arcan Iurie: Gol Kedua Persepam Madura United Sah

Diwarnai kontroversi yang membuat laga sempat tertunda sekitar sepuluh menit, sepasang gol Silvio Escobar dari titik putih akhirnya sukses menghempaskan tuan rumah Persiba.

LIPUTAN SANDY MARIATNA DARI BANTUL Ikuti di twitterPelatih Persepam Madura United Arcan Iurie menilai gol penalti kedua yang dicetak oleh Silvio Escobar ke gawang Persiba Bantul adalah gol yang sah. Seperti diketahui, gol tersebut menyulut kontroversi dalam laga kedua tim di Stadion Sultan Agung, Rabu (28/5) malam, dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur.Persepam mendapat penalti pertama menjelang turun minum yang sukses dieksekusi Escobar. Unggul 1-0, Persepam kembali mendapat hadiah penalti di menit 50 setelah terjadi handball di kotak penalti Persiba. Sepakan titik putih Escobar mengarah ke tiang atas, memantul ke tanah, dan tampak tipis melewati garis gawang. Wasit Dodi Setia mengesahkannya dan hal inilah yang membuat pemain, ofisial, hingga suporter Persiba tak puas. Akibatnya, laga sempat tertunda sekitar sepuluh menit. Arcan Iurie sendiri menjelaskan jika gol kedua timnya tersebut sah. “Karena dari televisi saya mendapat informasi bahwa gol kedua kami memang sah. Kita bisa cek sendiri,” terangnya dalam jumpa pers selepas laga.“Saya tidak mau berkomentar jelek soal wasit, kita harus dukung keputusan wasit. Menang atau kalah kita harus menghormati. Jangan ada lagi lempar botol. Coba kita perbaiki sepakbola kita agar lebih profesional, mulai dari pemain, pelatih, wasit, suporter, semuanya harus profesional,” tambahnya. Lebih lanjut, Arcan tetap bersyukur dengan kemenangan tandang ini meski dirinya juga mengakui banyak pihak merasa dirugikan atas beberapa keputusan wasit. “Saya puas dan saya bersyukur kami menang. Permainan Persepam lebih cepat dari Persiba. Saya lihat ada masalah dalam tim Persiba dan banyak pemain mereka kurang bersemangat. Saya kenal beberapa di antara mereka. Dari pribadi saya meminta maaf apabila ada pihak yang merasa dirugikan,” pungkas pelatih asal Moldova ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.