Arema Cronus Bungkam Sriwijaya FC

Topics

Kemenangan Arema membuka peluang Persija untuk menjadi juara Trofeo Persija 2015.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Arema Cronus membuat persaingan untuk memperebutkan juara Trofeo Persija 2015 semakin ketat. Itu setelah, mereka membungkam Sriwijaya FC lewat drama adu penalti skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (11/1) petang. Sebelumnya, pada waktu normal 45 menit kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol.
Dengan demikian, Sriwijaya FC mengumpulkan tiga poin, sementara Arema dua poin. Sriwijaya FC sebelumnya pada laga pertama mampu mengalahkan Persija Jakarta. Artinya, siapa yang akan menjadi juara bakal ditentukan pada laga Persija kontra Arema. Persija sendiri masih mempunyai peluang untuk juara, jika berhasil menaklukkan Arema di waktu normal 45 menit.
Sementara itu, jalannya pertandingan berlangsung cukup ketat. Arema yang unggul dari segi fisik, mendapatkan peluang pertama. Namun peluang tersebut mampu digagalkan kiper Sriwijaya FC, Dian Agus Prasetyo. Sriwijaya FC juga tak tinggal diam. Mereka mendapatkan peluang melalui sepakan Titus Bonai (Tibo) dari luar kotak penalti. Sayang, tendangan Tibo masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Arema kembali melakukan percobaan lewat tendangan dari luar kotak penalti. Kali ini, dilepaskan I Gede Sukadana, namun sepakannya masih belum tepat sasaran. Begitu pula, akselerasi Samsul Arif yang melewati satu pemain belakang Sriwijaya FC, dan kemudian melepaskan tembakan kaki kirinya masih bisa diblok Dian Agus.
Memasuki menit ke-20, Arema terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tim Singo Edan yang dimotori gelandang serang mereka, Sengbah Kennedy. Namun, beberapa peluang yang ada masih belum berbuah gol.
Termasuk sundulan yang dilepaskan Victor Igbonefo menyambut umpan sepak pojok Hasyim Kipuw pada menit ke-31 masih melebar tipis di sisi kanan gawang tim Laskar Wong Kito.
Peluang emas didapatkan Hendro Siswanto yang mendapatkan umpan terobosan dari Samsul Arif pada menit ke-38. Sayang, sepakan kaki kanannya di dalam kotak penalti masih menyamping di sisi kiri gawang Sriwijaya FC.
Setelah itu, pertarungan lebih banyak terjadi di area lini tengah. Hingga laga usai, skor tetap 0-0. Artinya, laga harus dituntaskan dengan adu penalti.
Pada babak ini, Sriwijaya FC gagal meneruskan tren positif mereka seperti laga pertama ketika mengalahkan Persija di babak adu penalti. Pasalnya, dua eksekutor mereka Syakir Sulaiman dan Abdoulaye Maiga gagal menuntaskan tugasnya dengan baik. Sementara seluruh penggawa Arema yang menjadi algojo penalti berhasil membobol gawang Sriwijaya FC.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.