Arema Cronus Klaim Dilirik Banyak Sponsor

Fuad menyatakan, format satu wilayah membuat jumlah pertandingan menjadi banyak, sehingga logo sponsor terpampang lebih lama.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG Manajemen Arema Cronus mengklaim dilirik banyak perusahaan untuk menjadi sponsor Singo Edan di Indonesia Super League (ISL) musim depan. Kompetisi yang kembali ke satu wilayah dinilai sebagai salah satu faktor pemicu.

Menurut direktur bisnis dan marketing Arema Fuad Ardiansyah, setidaknya ada beberapa perusahaan di bidang otomotif, gadget, makanan, dan minuman yang antre untuk menjadi sponsor Arema.

Ditambahkan, di samping nilai jual Arema, hal lain yang menarik minat sejumlah perusahaan tersebut disebabkan sistem kompetisi musim depan. Dengan demikian jumlah pertandingan makin banyak dibandingkan musim lalu.

“Saat ini kita sedang jajaki semua kemungkinan, ada dari perusahaan otomotif, gadget, makanan, dan minuman. Mereka tertarik karena musim depan kita pakai satu wilayah” ujar Fuad.

Kendati demikian, Fuad enggan membocorkan perusahaan yang berminat menjadi sposor. Ia tidak ingin publik sepakbola Malang berharap terlalu tinggi. Menurutnya, saat ini hubungan dengan calon sponsor tersebut masih dalam tahap negoisiasi.

“Ya nanti kita kabari lagi kalau sudah oke, biar tidak dikira kita PHP [pemberi harapan palsu). Kita masih nego-nego sampai saat ini,” tambahnya.

Sebelumnya, CEO Arema Iwan Budianto dalam keterangannya menyebutkan, saat ini pihaknya sedang menjajaki kesepakatan dengan sponsor musim 2014. Iwan mengatakan, Arema menginginkan adanya kenaikan nominal yang diterima pada kontrak baru tersebut.

“Saat ini kita sedang nego dengan sponsor yang musim lalu sudah menjadi sponsor Arema, sponsor yang “A” itu, tapi kita minta nilai kontraknya dinaikkan,” ucap Iwan. (gk-57) addCustomPlayer('grhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', '', '', 620, 540, 'perfgrhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', 'eplayer4', {age:1416334462966});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.