Arema Cronus Vs Sriwijaya FC: Laga Kelas Atas

Kedua klub sarat prestasi di level nasional, serta dihuni para pemain berkualitas.

Tak bisa dimungkiri laga Arema Cronus kontra Sriwijaya FC pada laga kedua grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (5/9), bakal menyita perhatian pecinta sepakbola nasional. Menyusul, kedua tim merupakan klub yang sarat prestasi di level nasional.

Belum lagi, materi pemain yang menghuni dua klub tersebut membuat pertandingan ini layak disebut sebagai laga kelas atas. Menilik berdasarkan prestasi, Arema merupakan salah satu tim yang sudah pernah merasakan manisnya gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada 2010.

Mereka pun pernah menggenggam dua kali juara Piala Indonesia pada 2005 dan 2006. 

Sementara SFC, juga tak kalah mentereng soal prestasi. Tim Laskar Wong Kito pernah dua kali menggenggam juara kompetisi kasta teratas di Indonesia pada musim 2007/08 (saat masih bernama Divisi Utama) dan 2011/12 (era ISL).

Bukan hanya itu, mereka juga sempat menorehkan hat-trick juara Piala Indonesia pada 2008, 2009, dan 2010. 

Arema menargetkan kemenangan atas Sriwijaya FC

Bicara soal materi pemain, kedua tim dihuni bintang-bintang sepakbola yang kerap menghuni tim nasional Indonesia. Di kubu tim Singo Edan, mulai dari posisi penjaga gawang ada nama Kurnia Meiga dan I Made Kadek Wardhana.

Di posisi bek sebut saja Johan Alfarizi, Hasyim Kipuw, yang ditopang oleh kelugasan bek asal Brasil, Fabiano Beltrame. Di lini tengah, ada nama Hendro Siswanto, Ahmad Bustomi, Juan Revi, hingga I Gede Sukadana.

Di lini depan, sudah tak diragukan lagi ketajaman dari Samsul Arif Munip dan Cristian Gonzales untuk menggedor jala lawan. Belum lagi, kedatangan dua pemain asing anyar Morimakan Koita dan Lancine Kone menambah mewah skuat tim asal Malang ini.

AREMA CRONUS

Pelatih: Joko Susilo

Pemain kunci: I Made Kadek Wardhana, Fabiano Beltrame, I Gede Sukadana, Samsul Arif

Prestasi di level nasional: Juara Galatama 1993, ISL 2010/11, Divisi Satu Liga Indonesia 2004, Piala Indonesia (2005, 2006), Piala Gubernur Jatim 2013, Trofeo Persija 2013, Piala Menpora 2013, Inter Island Cup 2014, SCM Cup 2015, Bali Island Cup 2015

Prestasi di Asia: Gagal lolos babak enam besar Kejuaraan Klub Asia 1993/94, fase grup Liga Champions Asia (2007, 2011), perempat-final Piala AFC 2012, babak 16 besar Piala AFC 2014

Skuat SFC pun tak bisa dipandang remeh. Di posisi kiper ada Dian Agus Prasetyo, yang semakin menunjukkan kematangannya di bawah mistar gawang. Kemudian ada bek timnas Indonesia, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Wildansyah, Ngurah Nanak, yang ditopang Abdoulaye Maiga.

Di lini tengah, masuknya amunisi pinjaman dari Semen Padang Yu Hyun Koo menambah daya kreasi tim asuhan Benny Dolo. Ada pula nama gelandang muda potensial Syakir Sulaiman dan Hapit Ibrahim, serta Asri Akbar.

Untuk barisan depan, Laskar Wong Kito memiliki para penyerang yang punya kelebihan dalam kecepatan seperti Yohanis Nabar, Titus Bonai, dan Talaohu Abdul Mushafry. Ditambah, Patrich Wanggai yang pergerakan tanpa bolanya cukup baik untuk memecah konsentrasi pemain belakang lawan.

SRIWIJAYA FC

Pelatih: Benny Dolo

Pemain kunci: Dian Agus Prasetyo, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Asri Akbar, Titus Bonai

Prestasi di level nasional: Juara Divisi Utama 2007/2008, ISL 2011/12, Piala Indonesia (2008, 2009, 2010), Inter Island Cup (2010, 2012), Community Shield 2010

Prestasi di Asia: Fase grup Liga Champions Asia 2009, babak 16 besar Piala AFC (2010, 2011)

Seperti diketahui, pada laga nanti kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Arema wajib menang untuk menjaga kans lolos ke babak selanjutnya. Menyusul, di partai perdana hanya berhasil memetik satu poin dari Persela Lamongan. Sedangkan SFC butuh kemenangan untuk mempercepat langkah mereka ke babak delapan besar.

Sementara ini, SFC memuncaki klasemen sementara grup B dengan poin tiga. Sementara Arema berada di posisi kedua dengan nilai satu.

Benny Dolo meramu taktik Sriwijaya FC untuk menghadapi Arema 

Topics