Barcelona Bersalah Atas Kasus Transfer Neymar

Barcelona dinyatakan bersalah ataus kasus penggelapan pajak terkait transfer sang pemain dari Santos pada musim panas 2013.

OLEH ADHE MAKAYASA Ikuti di twitter

Otoritas pajak Spanyol telah menjatuhi keputusan bahwa Barcelona dinyatakan bersalah atas kasus penggelapan pajak senilai €9 juta terkait kepindahan Neymar dari Santos pada musim panas kemarin.

Meski pihak Catalunya awalnya mengaku hanya membayar uang senilai €57,1 juta untuk kepindahan sang pemain, namun akhirnya mereka membeberkan harga sebenarnya dari kesepakatan tersebut: €87 juta – sebuah pengungkapkan yang memaksa mantan presiden klub Sandro Rosell untuk mengundurkan diri.

Dan setelah didakwa oleh pengadilan serta jaksa penuntut umum Spanyol tentang kemungkinan penyalahgunaan dana, pihak klub pun memutuskan untuk membayarkan €13,5 juta lainnya kepada otoritas pajak untuk menghindari sanksi lebih lanjut.

Akan tetapi, menurut radio Spanyol Cardena Ser, pihak berwenang masih bersikukuh bahwa Barcelona bersalah lantaran mereka membayarkan uang yang banyak setelah didakwa.

Pada Februari kemarin, jaksa penuntunt umum mengklaim bahwa Barcelona mungkin telah ditipu kantor pajak senilai €9.100.800 sebagai bagian dari €10 juta yang mereka bayar di muka guna mengamankan tanda tangan Neymar pada 2011, dua tahun sebelum sang pemain benar-benar pindah ke Nou Camp.

Selain itu, menurut laporan, Barcelona akhirnya membayar Santos senilai €17 juta, sementara €40 juta lainnya dibayarkan kepada perusahaan yang dimiliki oleh Neymar dan ayahnya.

Sebagai komplikasi lanjutan dari kasus ini, mantan pimpinan Santos Luis Alvaro de Oliveira Riberio baru-baru ini memicu skandal seputar kesepakatan Neymar, di mana ia mengklaim bahwa kesepakatan senilai €87 juta itu juga digunakan untuk membayar pesta seks di sebuah hotel di London untuk ayahnya.

“Harga tersebut sudah termasuk tip ‘uang kopi’ – untuk ayah Neymar. Itu juga untuk membayar sebuah pesta seks di London. Saya tidak tahu mengapa Neymar Sr mencantumkan itu dalam kesepakatan tersebut,” ujar mantan pimpinan Santos Luis Alvaro.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics