Bek Persiba Balikpapan Diminta Lebih Berisik

Topics

Edu masih mencari komposisi ideal di sektor pertahanan agar tidak mudah ditembus pemain lawan.

Pelatih Persiba Balikpapan Eduard Tjong meminta barisan belakang Beruang Madu agar lebih berisik saat menjalani rangkaian pertandingan di turnamen Piala Presiden 2015.

Permintaan Eduard itu berkaca dari sejumlah pertandingan uji coba yang dilakoni anak asuhnya. Edu, sapaan Eduard, tidak sering mendengar ada komunikasi di sektor pertahanan.

“Pemain belakang orang-orangnya masih diam-diam. Yang bisa bicara Cuma Joko Sidik , itu tidak boleh terjadi. Harusnya orang belakang itu ribut. Beberapa kali sering miss [salah pengertian],” keluh Edu.

Hingga saat ini Edu masih terus mencari komposisi ideal di sektor pertahanan. Sebelumnya, Edu mengaku tak punya banyak pilihan di lini vital itu, karena pemain yang ada sangat terbatas, terutaa poisisi stopper dan bek kiri.

“Kalau di kiri kita cuma Frangky [Turnando]. Kalau Arifki [Eka Putra] tidak bisa dipasang di kiri, dia lebih dominan di kanan. Jadi Frangky tetap saya pasang di kiri. Tapi, kita harus cerewet lagi ke Frangky. Dia punya kecepatan, namun posisi yang sering salah,” imbuhnya.

Sedangkan untuk bek kanan, Edu tak khawatir. Sebab, ia memiliki Rizal Lestahulu dan Arifki. Sementara posisi stopper maupun bek tengah, Persiba hanya memiliki tiga pemain, yakni Absor Fauzi, Yudi Khoiruddin dan Joko Sidik.

“Kalau di kanan antara Rizal dan Arifki berebut tempat yang mana lebih siap, itu yang dipasang. Rizal juga lumayan, bertahannya juga bagus. Tapi nanti kita lihat,” sebutnya. (gk-54)