Belum Penuhi Lisensi, Djadjang Nurdjaman Tunggu Keputusan Manajemen Persib Bandung

Djanur menuturkan dirinya terus berupaya untuk mendapatkan lisensi A AFC.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengungkapkan, dirinya masih belum mendapatkan perkembangan terbaru dari manajemen PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) terkait pelatih pendamping di putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Seperti diketahui, pelatih yang akrab disapa Djanur itu merupakan satu dari tiga pelatih klub ISC A, yang tak memenuhi regulasi terkait lisensi kepelatihan. Djanur saat ini baru mengantongi lisensi B AFC.

Dalam regulasi ISC A, yakni pasal 37 poin 1 mengharuskan setiap pelatih kepala di tim yang berlaga harus memegang lisensi minimum A AFC atau setara dari itu atas pengakuan dari AFC. Saat ini berembus kabar nama Emral Abus sebagai kandidat pelatih pendamping Djanur pada putaran kedua nanti. Emral sebelumnya pernah melakukan peran tersebut saat Persib berlaga di Piala AFC 2015.

"Belum, belum ada. Saya masih menunggu keputusan dari manajemen saja," kata Djanur, saat ditemui wartawan di Mes Persib, Bandung, Rabu (10/8).

Djanur menjelaskan, hingga saat ini dirinya tetap berupaya untuk mendapatkan lisensi kepelatihan A AFC, setelah usaha yang sama juga ia lakukan setahun lalu. Ketika itu, Djanur bersama 20 pelatih nasional lainnya mengikuti kursus kepelatihan, namun karena pembekuan PSSI, kursus tersebut mengalami penundaan.

"Kalau memang ngga ada solusi lain, saya pasti ikut meskipun harus dengan dana sendiri. Mau kesempatannya di mana pun, pasti akan dikejar," tegasnya. 

Djanur sebelumnya dipilih kembali oleh Persib sebagai pelatih untuk menggantikan peran Dejan Antonic. Dejan memutuskan mundur setelah merasa gagal memenuhi ekspektasi dari manajemen maupun suporter Persib.

Topics