Bima Sakti Akui Banyak Belajar Dari Laga Melawan Arema Cronus

Gelandang Gresik United itu mengakui timnya masih banyak kekurangan jelang Piala Presiden.

Kapten Gresik United, Bima Sakti mengaku senang dengan uji coba melawan Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Rabu (26/8). Sebab, dirinya kini bisa mengukur kemampuan timnya untuk turnamen Piala Presiden 2015. Meskipun demikian, skor 0-0 di laga itu bukan berarti timnya sudah bagus.

"Kami masih melakukan pembenahan, sejauh ini persiapan kami baik. Laga melawan Arema ini, kita tahu jika yang dihadapi adalah tim papan atas di Indonesia. Kami banyak belajar semoga nanti teman-teman bisa membenahi segala kekurangan dari pelajaran yang didapatkan hari ini," ucap Bima, kepada Goal Indonesia.

Dia pun meyakini, pelatih Gresik United, Liestiadi sudah menemukan strategi yang pas untuk menghadapi lawan di fase grup, yakni PSM Makassar, Pusamania Borneo FC, dan Persipasi Bandung Raya. Selain itu, pemain berusia 39 tahun itu mengakui tidak mudah mengembalikan kondisi tim sama baiknya seperti saat memulai kompetisi di Indonesia Super League (ISL) 2015. 

"Kami akui jika sebelumnya Gresik United sempat vakum karena ketidakjelasan kompetisi selama tiga bulan setengah, dan kami baru memulai persiapan sekitar dua minggu. Yang pasti, untuk menjadikan tim itu solid tetap butuh waktu, terutama adaptasi dengan beberapa pemain baru." 

"Namun, saya senang karena pengurus banyak mengumpulkan pemain-pemain lama. Artinya, Gresik tidak perlu memulai dari nol karena koordinasi antarpemain sudah ada, tinggal menaikkan kondisi fisik saja," tambah mantan kapten tim nasional Indonesia ini.

Lebih lanjut, Bima menuturkan hasil di ISL musim 2015. di mana Laskar Joko Samudro berhasil menuai tiga kemenangan beruntun tak bisa dijadikan patokan. "Semua tim berpeluang untuk lolos, Gresik sendiri masih banyak kekurangan kok, sehingga tetap perlu usaha dan tampil maksimal," tuturnya.

"Soal target ya maksimal, artinya seluruh pemain akan bertekad menjadi juara di kompetisi ini," pungkasnya.(gk-48)