BOPI Sempat Kirimkan Surat Rekomendasi Tanpa Tanda Tangan Untuk Persipura Jayapura

Namun, BOPI langsung mengirimkan surat rekomendasi yang dilengkapi dengan tanda tangan sekitar satu jam berselang dari surat pertama.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menampik kabar bahwa mereka tidak memberikan rekomendasi untuk laga Persipura Jayapura kontra Pahang FA pada babak 16 besar Piala AFC 2015. Kabar tersebut berembus setelah tiga pemain asing Pahang tidak mendapatkan visa untuk masuk ke Indonesia. Karena untuk mendapatkan visa itu perlu rekomendasi dari BOPI.

Dalam klarifikasinya, BOPI menyampaikan kronologis mengenai pengajuan rekomendasi dari pihak Persipura hingga diberikannya rekomendasi tersebut oleh BOPI. Memang, dalam kronologi itu BOPI menyampaikan sempat mengirimkan surat rekomendasi tanpa tanda tangan ketua umum BOPI, Noor Amman. 

Namun setelah mengetahui hal tersebut, mereka langsung mengirimkan kembali surat rekomendasi yang sudah ditanda tangani, satu jam berselang dari surat pertama. Dalam korespondensi mengenai surat rekomendasi itu, perwakilan pihak BOPI yang mengurusi adalah staf bidang organisasi, Rubby Saputra. Rubby pun berkomunikasi dengan sekretaris Persipura, Rocky Bebena, dalam pengurusan surat tersebut.

Bukan hanya untuk Persipura, BOPI pun telah memberikan rekomendasi untuk Persib Bandung. "Dengan sudah dikirimkannya rekomendasi BOPI, maka prosedur selanjutnya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab manajemen Persipura. Menpora dan BOPI telah memberikan dukungan dan persetujuannya melalui surat rekomendasi yang diberikan," tulis BOPI dalam rilis resminya.

 

Berikut kronologis mengenai pengajuan surat rekomendasi Persipura yang disampaikan BOPI melalui rilis resmi mereka:

1. Persib mengirim surat permohonan ke BOPI untuk penerbitan visa klub tamu pada hari Jumat 22 Mei jam 14. Disusul oleh pihak Persipura yang mengirim email jam 16.00.

2. Pihak Persipura (Rocky Bagbena) juga sudah komunikasi dengan pihak BOPI (Rubby Saputra) melalui telepon dan sms.

3. Surat segera diteruskan ke Ketum BOPI melalui Kadiv Organisasi dan langsung diberikan persetujuannya, karena ini menyangkut komitmen Menpora untuk tetap mendukung kiprah Persib dan Persipura di AFC Cup.

4. Sabtu siang 23 Mei 2015, surat rekomendasi untuk Persib dan Persipura sudah ditanda tangani oleh Ketum BOPI. Langsung discan dan siap didustribusikan melalui email. *) foto terlampir

5. Email langsung dikirimkan ke pihak Persib dan juga pihak Persipura (email: persipurapapua63@yahoo.com) lengkap dengan surat rekomendasi terlampir. Dikirim Sabtu 23 Mei 2015 jam 13.58. Ternyata ada kesalahan dalam melampirkan file, dimana rekomendasi yang dikirim untuk Persipura ternyata yang versi belum ada tanda tangannya.

6. Ada konfirmasi justru dari Yudiana (pihak Persib) yang menyebutkan bahwa surat rekomendasi untuk Persipura yang dikirim belum ada tanda-tangannya, dan meminta dikirim ulang.

7. Rubby selaku pihak BOPI segera mengirim email ulang pada jam 15.01 berisi lampiran surat rekomendasi visa bagi Pahang FC yang sudah ditanda-tangani Ketum BOPI.

Dengan sudah dikirimkannya rekomendasi BOPI, maka prosedur selanjutnya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab manajemen Persipura. Menpora dan BOPI telah memberikan dukungan dan persetujuannya melalui surat rekomendasi yang diberikan.