Brendan Rodgers Ogah Ubah Filosofi Liverpool

Topics

Sang manajer ogah mengubah filosofi menyerang-atraktifnya, meski Liverpool gagal juara musim ini.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitterTak bisa lagi dielakkan, masalah terbesar kegagalan Liverpool merengkuh gelar juara Liga Primer Inggris 2013/14 adalah kerentanan di lini belakang.Bayangkan saja, gawang Simon Mignolet kebobolan sebanyak 50 gol musim ini! Torehan itu jadi yang terburuk dari lima besar klasemen akhir BPL.Bongkar pasang bek tengah dilakukan sang manajer, Brendan Rodgers. Mulai dari Mamadou Sakho, Daniel Agger, Kolo Toure, hingga yang paling senior Daniel Agger.Namun belakangan filosofi super menyerang Ther Reds ala Rodgers dituding sebagai biang keladi. Sang manajer pun menepisnya dan kekeuh untuk tetap pada filosofi sepakbola menyerang yang sudah dibangunnya."Gaya permainan itu akan dikembangkan dan terus ditingkatkan musim demi musim. Gaya itu tak akan diubah!" tegas Rodgers di laman resmi Liverpool."Filosofi di klub ini berdasarkan sepakbola menyerang nan kreatif, untuk meraih kemenangan. Kami tahu di sisi mana kami harus mengembangkan diri kami sendiri," tandasnya mantap.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics