Bukan Anak Kecil, Klub Swedia Ini Gunakan Veteran Sebagai Maskot

Hal unik terjadi di liga Swedia, di mana para sesepuh menjadi maskot tim menggantikan tugas yang biasanya dilakukan anak-anak kecil.

AIK punya maskot yang berbeda dari tim mana pun di dunia saat melakoni kompetisi Allsvenskan Swedia akhir pekan lalu saat menjamu Gefle.

Bukannya menggunakan anak-anak kecil menjadi maskot tim yang menemani para pemain masuk ke lapangan, klub Swedia itu mengundang para sesepuh klub untuk mengemban tugas tersebut.

Para veteran dipimpin oleh warga ternama kota Stockholm, Lennart Johansson mantan presiden UEFA yang juga suporter AIK, sebagai bagian dari kampanye promosi diskon tiket dan bus gratis bagi para pensiunan untuk datang ke stadion.

"Ada banyak orang-orang seperti kami yang tinggal berdampingan dengan AIK selama usia hidup kami namun tak bisa, dengan berbagai alasan, datang ke stadion di hari-hari sekarang ini," ujar Johansson.

"Tapi itu bukan berarti kami tak lagi peduli pada klub. Mungkin karena kami punya lebih banyak hambatan untuk berpergian dan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lainnya."

Sementara itu, Ake Jigstedt, seorang veteran berusia 96 tahun yang merupakan anggota tertua dari pendukung AIK, menuturkan sambutan klub pada surat kabar Aftonbladet: "Ini merupakan sikap yang sangat berkelas. Saya terharu."

"Saya sudah menjadi bagian dari klub ini sejak 1936 dan saya pikir acara seperti ini sangatlah spesial."

Laga kontra Gefle itu sendiri berhasil dimenangkan oleh AIK dengan skor tipis 1-0.

Topics