Cara Menghitung Peringkat Ketiga Terbaik & Permutasi Babak Grup Euro 2016

Topics

Fase grup Euro 2016 telah mendekati periode akhir, siapa yang sudah lolos dan negara mana saja yang masih memperjuangkan tiket fase gugur di pertandingan pamungkas?

Euro 2016 menjadi ajang internasional Eropa terbesar yang pernah digelar setelah jumlah peserta digemukkan menjadi 24 negara.

Tidak hanya jumlahnya saja yang berubah, tetapi skema penentuan siapa saja yang berhak menggenggam tiket babak 16 Besar juga mengalami sedikit perubahan.

Dalam enam grup yang ada, dua tim teratas tetap mendapat jaminan untuk melaju ke fase gugur, tetapi mereka akan ditemani oleh empat negara dengan status peringkat ketiga terbaik. 

Jika dalam grup tersebut ada dua atau tiga tim yang memiliki angka sama, maka penentuan peringkat ditentukan sebagai berikut:

1. Head-to-head antara tim yang memiliki angka sama.

2. Selisih gol antara tim yang memiliki angka sama.

3. Jumlah gol antara tim yang memiliki angka sama.

4. Selisih gol di semua pertandingan grup.

5. Jumlah gol di semua pertandingan grup.

6. Jika dua tim masih seimbang dan keduanya bermain di pertandingan akhir grup, maka mereka menjalani adu penalti.

7. Catatan Fair play (tiga angka untuk kartu merah, satu untuk kartu kuning).

8. Undian.

Sementara itu, dalam memastikan siapa yang menyandang status peringkat ketiga terbaik, berikut cara penentuannya:

1. Poin.

2. Selisih gol.

3. Jumlah gol.

4. Catatan Fair play(tiga angka untuk kartu merah, satu untuk kartu kuning).

5. Ranking UEFA.

Lalu, siapa sajakah yang sudah lolos ke babak 16 Besar dan siapa saja yang masih berpeluang untuk melaju melalui posisi juara/runner-up grup atau menempati peringkat ketiga terbaik?

GRUP A

Prancis: Pertandingan terakhir grup A telah digelar dini hari tadi (20/6), dengan Les Bleus memastikan diri lolos ke babak gugur dengan status juara grup usai mengoleksi tujuh angka berkat kemenangan pada dua laga pertama (menghadapi Rumania dan Albania) dan hasil imbang melawan Swiss.

Swiss: Xherdan Shaqiri dan kawan-kawan menemani langkah tuan rumah ke babak gugur dengan status runner-up grup A. Kesuksesan skuat asuhan Vladimir Petkovic meraih kemenangan di laga perdana atas Albania dan menghindari kekalahan di dua laga berikutnya, membuat Swiss nyaman di peringkat kedua.

Albania: Setelah menelan dua kekalahan dari Prancis dan Swiss, skuat asuhan Giovanni De Biasi secara mengejutkan meraih hasil sempurna di laga terakhir melawan Rumania, sehingga membuka kans untuk lolos ke babak selanjutnya melalui tiket posisi ketiga terbaik. Namun, kans mereka sangat tipis dengan hanya mengoleksi tiga angka dan mencetak satu gol di sepanjang babak grup.

Rumania: Kesempatan tim besutan Iordaneschu untuk setidaknya menyegel posisi ketiga sirna di pertandingan pamungkas usai ditekuk Albania 1-0. Alhasil, mereka harus mengepak koper untuk pulang ke rumah masing-masing.

GRUP B

Inggris: The Three Lions dipastikan terhindar dari posisi juru kunci dan akan menempati posisi puncak jika berhasil menaklukkan Slowakia pada laga terakhir. Satu angka juga sudah cukup bagi skuat asuhan Roy Hodgson untuk menyegel posisi puncak jika Wales gagal menaklukkan Rusia di saat yang sama.

Wales: Gareth Bale dan kawan-kawan wajib menaklukkan Rusia untuk memastikan tiket babak gugur sebagai juara atau runner-up grup. Hasil imbang juga bisa menjamin posisi kedua jika Slowakia gagal mengalahkan Inggris. Wales hanya bisa menjadi juara grup jika mereka menang atas Rusia dan Inggris gagal menang atas Slowakia.

Jika Wales kalah dari Rusia, mereka tidak bisa menempati posisi lebih tinggi dari tiga dan akan terjerembab ke juru kunci jika Slowakia mengklaim satu angka dari Inggris. Jika Wales dan Slowakia kalah, maka Wales akan menempati posisi tiga berkat head-to-head dan berharap tiga angka cukup untuk lolos.

Slowakia: Kemenangan atas Inggris akan memastika tiket lolos dan mereka akan menjadi pemuncak grup jika Wales tidak menaklukkan Rusia. Hasil imbang dengan Inggris akan membuat Slowakia terhindar dari posisi juru kunci, dan mereka akan menyegel status runner-up jika Rusia mengalahkan Wales.

Rusia: Wajib mengalahkan Wales untuk setidaknya menghindari status juru kunci. Satu-satunya jalan mereka menggenggam tiket lolos otomatis adalah jika Inggris menang atas Slowakia, atau jika Inggris kalah dan selisih gol berpihak pada Rusia. Jika Inggris dan Rusia memiliki selisih gol sama, maka ditentukan dengan catatan fair play - saat ini Inggris dan Rusia memiliki angka sama dalam kedisiplinan, sehingga undian juga berpeluang terjadi.

GRUP C

Jerman: Der Panser hanya membutuhkan satu angka melawan Irlandia Utara untuk menempati posisi dua besar. Posisi puncak juga sangat terbuka untuk digenggam, dan jika Jerman dan Polandia menang, akan ditentukan melalui selisih gol. Jika selisih gol dan jumlah gol identik, maka catatan fair play akan menjadi rumus penentu, saat ini Polandia memiliki lima angka sementara Jerman lebih unggul karena hanya mengoleksi tiga. Seperti di grup lain, jika catatan fair play juga sama, maka undian akan dilakukan.

Jika Jerman bermain imbang, mereka bisa menjadi juara grup jika Polandia gagal mengalahkan Ukraina. Jika skuat asuhan Joachim Low kalah, mereka akan merosot ke posisi tiga jika Polandia setidaknya meraih satu angka atas Ukraina. Jika Jerman dan Polandia kalah, maka aturan penentuan yang berlaku akan sama dengan keduanya memiliki poin identik pada posisi dua dan tiga, sementara posisi puncak dihuni Irlandia Utara. 

Polandia: Membutuhkan satu angka melawan Ukraina untuk menyegel posisi runner-up. Dengan hasil imbang, Polandia tidak akan bisa digusur oleh Jerman dan Irlandia Utara sekaligus tetapi juga tidak bisa menjadi pemuncak grup. Robert Lewandowski dan kawan-kawan harus meraih kemenangan agar bisa memiliki kans juara grup, dan untuk melakukannya Jerman tidak boleh menang.

Polandia juga bisa menempati posisi runner-up meski kalah dari Ukraina dengan syarat Irlandia Utara tidak mengalahkan Jerman. Bahkan jika Polandia kalah dan merosot ke posisi tiga, empat angka tampaknya cukup untuk membuat mereka menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik.

Irlandia Utara: Wajib mengalahkan Jerman untuk mendapat kans mengisi posisi dua besar, dan mereka akan memuncaki grup jika Polandia gagal mengalahkan Ukraina. Satu angka melawan Jerman hanya akan membuat mereka menempati posisi tiga, tetapi itu akan krusial karena tambahan satu angka akan membuat total poin menjadi empat.

Ukraina: Menjadi tim pertama yang tersingkir dari Euro 2016, Ukraina tidak memiliki harapan lagi...

GRUP D

Spanyol: La Roja sudah dipastikan lolos ke babak gugur dan hanya membutuhkan satu angka melawan Kroasia untuk memastikan status juara grup. 

Kroasia: Membutuhkan satu angka untuk memastikan diri lolos sebagai runner-up, tetapi mereka juga bisa menjadi pemuncak grup jika berhasil menaklukkan Spanyol di laga terakhir. Kroasia juga masih bisa mengamankan posisi runner-up meski kalah, dengan syarat Republik Ceska gagal menang atas Turki. Jika pesaing mereka tersebut menang, maka posisi dua dan tiga ditentukan dengan selisih gol hingga undian mengingat jumlah poin mereka sama.

Republik Ceko: Wajib menang atas Turki, dan berharap Kroasia tumbang dari Spanyol, untuk memperbesar kans menempati posisi dua besar. Seperti yang disebutkan sebelumnya, posisi kedua akan ditentukan dengan selisih gol hingga undian. Tetapi menempati posisi ketiga dengan empat angka juga diyakini akan cukup untuk menembus gase gugur.

Turki: Wajib mengalahkan Republik Ceska dan berharap tiga angka yang mereka dapat dari laga itu cukup untuk membuat mereka lolos ke babak gugur. Tetapi kans itu sangat ipis mengingat mereka tumbang dengan skor telak dari Spanyol...

GRUP E

Italia: Azzurri akan menjadi juara grup apapun hasil yang diraih kala menghadapi Republik Irlandia di laga terakhir, mengingat mereka memiliki keunggulan head-to-head atas Belgia.

Belgia: Skuat besutan Marc Wilmots membutuhkan satu angka menghadapi Swedia untuk mengamankan posisi runner-up. Mereka juga masih terancam tergusur ke posisi juru kunci jika kalah dan Republik Irlandia sukses membungkam Italia.

Swedia: Wajib mengalahkan Belgia untuk setidaknya meraih posisi runner-up, hasil lain sulit membuat mereka lolos, hasil imbang membuat mereka berpeluang menempati posisi tiga - jika Republik Irlandia gagal menang atas Italia - tetapi hanya dengan koleksi dua angka, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan hanya bisa bermimpi menjadi salah satu posisi tiga terbaik.

Republik Irlandia: Wajib mengalahkan Italia, dan berharap Swedia menaklukkan Belgia untuk mendapat kesempatan menduduki posisi kedua. Namun, mereka harus mengalahkan Azzurri dengan skor cukup telak untuk mengejar selisih gol. Jika Rep. Irlandia dan Belgia sama-sama menang, maka Irlandia menempati posisi tiga dan empat angka bisa diharapkan untuk bisa menjadi tiket ke fase gugur. Sementara hasil imbang, tidak akan cukup untuk mereka karena meski menempati posisi tiga, koleksi angka mereka hanya dua.

GRUP F

Hungaria: Membutuhkan satu angka melawan Portugal untuk memastikan posisi dua besar, tetapi kemenangan akan membuat mereka memuncaki grup. Mereka juga masih bisa menjadi pemuncak dengan hasil imbang jika Islandia tidak mengalahkan Austria dengan selisih setidaknya dua gol. Ada kesempatan Hungaria dan Islandia akan mengakhiri grup dengan poin sama, jadi posisi pada catatan fair play akan menjadi penentu.

Jika kalah, Hungaria berpotensi tergusur ke posisi ketiga tetapi berpeluang besar lolos dengan empat angka yang mereka miliki saat ini.

Islandia: Membutuhkan satu angka untuk mengamankan posisi tiga besar, tetapi mengalahkan Austria akan menyegel posisi dua besar bagi mereka. Satu angka juga sudah cukup untuk posisi runner-up jika Hungaria menaklukkan Portugal.

Islandia dan Portugal saat ini memiliki poin sama (2), dengan Islandia lebih unggul dalam jumlah gol daripada pesaingnya. Tetapi jika Portugal mampu mengejar jumlah gol tersebut, maka catatan fair play menjadi penentu, dan Islandia lebih dirugikan karena sudah mengoleksi lima angka dalam kedisiplinan sementara Portugal hanya dua. Jika Islandia duduk di posisi tiga, maka itu diyakini tidak akan cukup membawa mereka ke fase gugur mengingat mereka hanya mengoleksi tiga poin

Portugal: Wajib mengalahkan Hungaria untuk memastikan lolos ke fase gugur, dan itu akan membuat mereka menjadi juara grup jika Islandia gagal mengalahkan Austria atau jika Islandia menang dengan skor tipis. Skenario untuk memisahkan Portugal dan Islandia juga akan diterapkan jika keduanya menang untuk menentukan siapa juara dan runner-up grup.

Austria: Wajib mengalahkan Islandia, dan itu hanya cukup untuk posisi runner-up jika Portugal tidak mengalahkan Hungaria. Kemenangan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan membuat Austria bisa menempati posisi lebih tinggi dari tiga, dan kemenangan akan membuat poin Austria menjadi empat, dan itu menjadi modal yang cukup untuk menembus fase gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik...