Carlo Tavecchio Ingin Batasi Pemain Imigran Di Italia

Orang nomor satu FIGC ini berencana melobi pemerintah Italia guna membatasi jumlah pemain imigran.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Presiden baru federasi sepakbola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio mengungkapkan dirnya akan mencari dukungan dari pemerintah Italia guna membatasi jumlah pemain non-Uni Eropa (UE) atau pemain imigran di sepakbola Italia.

Tavecchio sebelumnya menimbulkan kontroversi setelah komentarnya yang berbau rasis ketika berkampanye untuk menjadi presiden FIGC. Ketika itu, Tavecchio menyebut para pemain Afrika yang ingin bermain di Serie A gemar memakan pisang.

Kini, ia berencana untuk membuat peraturan baru terkait pembatasan pemain imigran. Rencananya, klub-klub Serie A Italia diharuskan memainkan sedikitnya empat pemain Italia dan jumlah ini akan bertambah menjadi enam pemain lokal pada musim 2015/16.

Lebih lanjut, Tavecchio ingin membatasi skuat sebuah tim Serie A menjadi 25 pemain di mana delapan di antaranya harus berasal dari pemain akademi klub. Dengan demikian, pemain non-UE diharapkan akan sulit berkarier di Italia.

“Saat ini, hal tersebut sulit terwujud karena 28 negara di UE mengizinkan tenaga kerja dari seluruh negara bekerja secara bebas. Tapi, kami akan berupaya untuk membuat klub memiliki skuat diwajibkan berisikan para pemain akademi agar memberi kesempatan bagi pemain muda Italia,” ujar Tavecchio.

“Kami berharap ada intervensi dari pemerintah, agar terdapat peraturan tertulis untuk memastikan para pemain non-UE harus memiliki persyaratan tertentu agar bisa bermain di Italia,” lanjutnya.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics