CATATAN: David Moyes, Mulai Dari Awal

Topics

David Moyes berharap bisa membangun kembali reputasinya yang tercoreng usai didepak dari Manchester United.

OLEH BEN HAYWARD OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

"Kesempatan yang terlewatkan" adalah bagaimana David Moyes mendeskripsikan kunjungannya ke Anoeta November silam ketika Robin van Persie menghajar mistar gawang melalui tendangan penalti dan Javier Hernandez membuang peluang emas dalam laga tanpa gol melawan Real Sociedad di Liga Champions.

Bagaimana karir Moyes di Old Trafford selama 10 bulan juga bisa dilabeli sebagai kesempatan yang terlewatkan setelah ia gagal memenuhi ekspektasi klub yang telah melalui 26 tahun era kesuksesan bersama Sir Alex Ferguson. Tetapi di Spanyol, sebuah kesempatan baru telah menunggu.

Manchester United memilih Moyes menggantikan Ferguson karena mereka ingin kontinuitas. Dalam lebih dari satu dekade di Everton , pelatih asal Skotlandia itu bekerja dengan luar biasa dengan membawa The Toffees secara reguler selalu tampil di atas harapan meski hanya disokong dana yang terbatas.

Banyak klub melihat dengan kekaguman dan Real Sociedad adalah salah satunya. Moyes membuat kesan bagus pada manajemen saat kunjungannya bersama United musim lalu di Liga Champions, dan ketika Sociedad mendepak Jagoba Arrasate pada awal November, presiden Jokin Aperribay menjadikan dia sebagai buruan utama.

"Moyes sesuai dengan klub," ujar sebuah sumber di Spanyol kepada Goal sebelum pengumuman resmi. "Karakteristiknya cocok dengan skuat yang ada saat ini dan dia mengesankan dengan pekerjaannya di Everton. Di sini, dia akan diharapkan bekerja dengan situasi yang mirip - untuk mengeluarkan kemampuan terbaik skuat dan membawa pemain melalui akademi."

Tetapi mengapa Real Sociedad? "Saya selalu berharap bisa menjadi pelatih di luar negeri," ujar Moyes kepada France Football ketika masih berada di Everton pada 2012 dan dalam wawancara bersama Daily Telegraph awal tahun ini, dia mengatakan: "Memilih pekerjaan saya berikutnya adalah sangat penting, saya menyadari itu. Jika itu di Liga Primer Inggris atau Inggris, itu tidak masalah, tetapi jika di luar negeri maka saya juga menerimanya. Saya selalu mendukung pemain dan pelatih yang hengkang ke luar jika itu adalah kesempatan yang tepat."

Moyes mengakui bahwa dirinya tidak diperlakukan dengan adil karena tidak mendapatkan waktu yang cukup di Old Trafford, karena itu ia sangat ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu meraih prestasi. "Saya merasa frustrasi kehilangan pekerjaan karena ini adalah sesuatu yang saya pikir, saya mampu meraih sukses dari sana," ujarnya kepada Daily Mail pada Agustus. " Kami tahu ini membutuhkan waktu untuk membuat perubahan yang diperlukan. Ini membutuhkan waktu untuk berevolusi tetapi kami berada dalam proses membuat perubahan yang penting. Pada akhirnya, saya tidak merasa saya mendapatkan waktu untuk sukses atau gagal."

United bergerak untuk mendapatkan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Cesc Fabregas pada masanya di klub tetapi mereka akhirnya gagal berlabuh dan Moyes akhirnya memilih Marouane Fellaini dengan banderol £27.5 juta. "Telah tercatat dengan baik bahwa kami menginginkan Fabregas, Bale dan Ronaldo," ujar Moyes pada musim panas. "Kami hampir mendapatkan beberapa nama besar."

Tidak akan ada nama-nama seperti itu yang akan dikaitkan dengan Real Sociedad dalam beberapa musim ke depan, tetapi Moyes akan diberikan ruang dan waktu untuk melakukan pekerjaannya tanpa tekanan harus menjadi suksesor salah satu pelatih terbaik di dunia sepanjang sejarah.Di United, dia harus merengkuh gelar juara. Di Sociedad, ekspektasi akan mirip seperti di Everton - dan itu akan cocok untuknya.

Moyes berbincang dengan Galatasaray pada Juni dan mengakui dia mendapatkan satu atau dua tawaran menarik musim panas kemarin. Dia juga dikaitkan dengan FC Internazionale dan Schalke 04. Namun, dia akhirnya mendarat di Sociedad, yang memiliki skuat kompetitif untuk bisa masuk ke enam atau delapan besar di La Liga.

Dia juga akan mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuannya melawan Barcelona dan Real Madrid, sembari tinggal di salah satu kota yang nyaman, jauh dari media Inggris yang brutal. Jadi, meskipun akan ada kesulitan dalam beradaptasi pada bahasa dan budaya, keputusan hengkang ke Sociedad adalah hal yang wajar bagi pelatih berusia 51 tahun yang ingin membangun kembali reputasinya, seperti yang dilakukan mantan pelatih timnas Inggris Steve McLaren di Twente, Belanda.

"Anda melihat betapa bagus kinerja Terry Venables di Spanyol dan juga Bobby Robson," ujar Moyes awal tahun ini. "Mereka dipandang sebagai salah satu pelatih terbaik dan keduanya memiliki periode bekerja di Eropa."

Dan setelah apa yang terjadi di Manchester United, Moyes akan berusaha keras untuk membuktikan bahwa dia bisa disejajarkan dengan pelatih-pelatih tersebut.

// // //

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.