CATATAN Liga Champions - Separuh Jalan: Carlo Ancelotti 1-0 Pep Guardiola

Adu strategi di semi-final Liga Champions untuk sementara dimenangkan pelatih Italia.

CATATAN KRIS VOAKES PENYUSUN GUNAWAN WIDYANTARA Kamis dini hari WIB, Pep Guardiola menginjakkan kaki di Santiago Bernabeu dengan status tak pernah kalah di tujuh pertandingan sebelumnya di markas Real Madrid namun ketika dia sudah terbangun dari tidur, fakta pahit menghampiri Carlo Ancelotti menyambar pole position menuju final Liga Champions setelah taktik brilian pelatih Italia mengantarkan Los Blancos meraih kemenangan 1-0 atas Bayern Munich.Sepanjang 90 menit pertandingan hanya raksasa Spanyol yang sanggup mencetak gol sekaligus membungkam sang juara bertahan. Pasukan Don Carletto membuktikan possession bukan segalanya.Gol yang tercipta pun cukup indah, sederhana namun mematikan.Rafinha dipaksa salah posisi hingga Cristiano Ronaldo dengan mudah mengecoh Jerome Boateng dan menyodorkan umpan terobosan pada Fabio Coentrao. Bek sayap El Real kemudian melepaskan umpan silang yang disempurnakan Karim Benzema. Dalam tempo 18 menit, Real Madrid unggul meski Bayern mendominasi.Di sisa laga Los Vikingos terus kehilangan posession namun justru mereka sukses menuai dua peluang emas yang bisa mengubah skor menjadi 3-0 sayang sepakan Cristiano dan Angel Di Maria gagal menemui target.Pada sebuah laga besar setiap kesempatan yang terbuang seperti pukulan telak dan hingga peluit akhir Bayern gagal mencari gol penyama kedudukan. Seperti yang dimau, mereka dengan perkasa menguasai si kulit bundar dan sejumlah area di lapangan namun ketika permainan menyentuh area krusial, bukan fans Bavaria yang bersorak kegirangan namun loyalis tuan rumah.Sebagaimana keahlian pelatih-pelatih asal Italia, Ancelotti menyusun benteng pertahanan yang sulit ditembus bahkan oleh Bayern sekalipun. Banyak hal yang bisa dijadikan biang kerok kegagalan tim tamu mencetak gol namun kedisiplinan dan konsentarasi El Real yang memastikan tidak ada ruang yang bisa dimanfaatkan penggawa Guardiola.Dibutuhkan 84 menit bagi Bayern untuk memaksa Iker Casillas melakukan penyelamatan, tetapi pada episode ini juga sang kapten tidak perlu melakukan sejumlah gerakan krusial untuk memblok aksi Mario Gotze. Skema yang diusung Ancelotti benar-benar membuat raja sepakbola Eropa mati kutu.Tidak seperti biasanya (Ini Bayern yang dihadapi!) Ancelotti begitu yakin pada kemampuan tim untuk menyakiti Bayern melalui serangan balik yang mengandalkan kecepatan dan pergerakan cerdik, juru taktik Italia sadar betul, unggul satu gol sudah cukup monumental. Memang belum pasti mengantarkan Los Merengues ke Lisbon, tetapi Madrid akan terbang ke Munich dengan rasa percaya diri tinggi. Sementara di sisi lain, Guardiola pasti bertanya-tanya pada diri sendiri mencari atau memutuskan strategi apa lagi yang harus diterapkan dengan kemungkinan pelatih Italia sudah mengetahui strategi yang diusung di Bernabeu berjalan sempurna dan mungkin diterapkan lagi pada leg kedua."Saya lupa kali terakhir Bayern datang ke Bernabeu dan mendominasi pertandingan seperti tadi," kata kapten Philipp Lahm setelah pertandingan sementara rekan satu timnya Arjen Robben menambahkan. "Saya harus memuji tim. Kami bermain di Bernabeu dan mengendalikan jalannya laga." Apapun komentar yang dilayangkan, sekarang kartu AS dipegang pasukan Ancelotti. Bayern silakan mendominasi, Madrid yang menyegel kemenangan.Selama delapan tahun menangani AC Milan, Ancelotti sering berjaya di Liga Champions. Dia menang dua kali dengan satu bumbu kekalahan dramatis yang pasti diingat sepanjang masa di Istanbul. Sekarang sang gaffer kembali memimpin salah satu klub terbesar di dunia untuk menyambar gelar bergengsi, dan baru saja memperlihatkan kejeniusan dalam adu strategi kelas dunia.Separuh jalan, Ancelotti 1-0 Guardiola.Ikuti Kris Voakes di