CATATAN: Persib Bandung, Yang Kamu Lakukan Ke Juan Belencoso Itu Jahat!

Topics

Belencoso bukan satu-satunya pemain Persib yang performanya masih di bawah harapan.

Saat tengah bersiap menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Persib Bandung, melalui sang manajernya Umuh Muchtar begitu ngebet untuk bisa menambah daya gedor lini depan tim. Salah satunya adalah, dengan mendatangkan Juan Carlos Rodriguez Belencoso dari Kitchee SC pada Maret 2016 lalu.

Didatangkan dengan harapan mampu menjadi pemain tersubur, Persib pun mengikat striker berusia 34 tahun itu dengan gaji termahal di klub. Bukan tanpa alasan tim Maung Bandung melakukan itu. Mengingat, prestasi Belencoso bersama Kitchee. 

Tapi kenyataannya, hal tersebut menjadi sesuatu yang jauh panggang dari api. Pemain kelahiran Spanyol itu belum sama sekali mencetak gol untuk Maung Bandung di ISC A yang sudah memasuki pekan ke-13. 

Belencoso saat datang ke Persib begitu dielu-elukan.

Puncaknya adalah, ketika pada pekan ke-12 sang striker gagal untuk bermain baik saat Persib di hajar habis-habisan empat gol tanpa balas oleh tuan rumah Semen Padang. Belencoso mendapatkan kritik dari Umuh. "Kamu (Belencoso) harus belajar dan berlatih lebih keras lagi. Kalau sudah meningkat bakal ada kesempatan kembali bermain dari pelatih," ucap Umuh, seperti dikutip laman resmi klub.

Jajaran pelatih dan ofisial tim sepertinya sudah tak memberikan kesempatan pada Belencoso. Kemajalan pemain bernomor punggung 99 itu membuat manajemen tim meradang hingga ultimatum pun datang kepada pemain kelahiran 1 September 1981 itu. Dalam laga kontra Persela Lamongan, namanya tak dimasukkan dalam daftar susunan pemain kala itu.

Bahkan, Persib dengan tegas tak akan memainkan Belencoso hingga putaran pertama ISC A berakhir, dan tim kebanggaan Bobotoh itupun dengan terang-terangan tengah mencari pemain pengganti Belencoso.

"Jadi saya setuju dengan keputusan yang diambil manajer. Tidak ada kesempatan untuk Belencoso main lagi. Kami masih ada waktu untuk mencari, pastinya sudah ada beberapa nama, sampai saat ini sudah ada empat pemain yang diincar," ungkap Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib.

Kemajalan sang pemain ternyata membuat dirinya mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan. Bukan dari media dan dari para pendukung tim, tapi dari klubnya sendiri. Belencoso tetap menghadiri sesi latihan tim, namun ia hanya berlatih sendiri di sisi lapangan karena tidak diikutsertakan latihan bersama rekan-rekannya.

Belencoso gagal mengeksekusi penalti ke gawang Bhayangkara Surabaya United, yang membuat kualitasnya semakin dipertanyakan.

Melihat performa lini depan Persib saat ini, sebenarnya bukan hanya Belencoso yang tidak bermain impresif. Lihat saja bagaimana pemain yang pernah dan masih menjadi idola Bobotoh, Sergio van Dijk yang sampai saat ini baru mencetak satu gol dan itupun hasil dari tendangan penalti. Dalam urusan mencetak gol, para penghuni lini serang Persib masih kalah oleh sang bek jangkung asal Montenegro, Vladimir Vujovic yang saat ini menjadi topskor tim dengan tiga gol.

Tidak pantas rasanya klub sebesar Persib melakukan hal tersebut kepada pemainnya. Memang itu adalah hak dari para pemangku kepentingan tim, namun akan lebih baik jika tim tetap menghormati pemain yang membela panji kebesaran Persib. 

Jika memang jasa sang pemain sudah tidak diperlukan lagi, tidak harus mengumbarnya ke khalayak ramai tapi bisa disimpan dulu di internal tim, kemudian menunggu jeda kompetisi. Dan ketika jendela transfer dibuka, barulah tim bisa mencoret sang pemain dan mencari pengganti yang dirasa lebih layak. Atau bisa juga langsung mendepaknya dari tim, bukan menggantung nasibnya seperti ini. Mungkin, manajemen Persib memiliki pertimbangan lain lagi terkait hal teknis baik urusan kompensasi kontrak atau masih ingin berjaga-jaga, jika mereka kekurangan stok penyerang di sisa putaran pertama.

Belencoso saat ini harus rela terasingkan dalam sesi latihan tim Persib.

Namun apapun yang dilakukan oleh Persib, Belencoso sendiri dengan lapang dada menerima keputusan pelatih dan manajemen. "Soal ultimatum manajer dan pelatih, menurut saya mereka punya hak untuk itu," ucapnya.

Sebagai penutup, saya akan sedikit memelesetkan kutipan kalimat yang dilontarkan oleh Dian Sastrowardoyo sang pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta? 2 kepada lawan mainnya Rangga, yang diperankan oleh Nicholas Saputra.

"Persib, apa yang kamu lakukan ke Belencoso itu, Jahat!"

Topics