CATATAN: Persija Jakarta Vs Arema Cronus, 'Big-Match' Bersahabat

Sempat terjadi riak kecil antara Aremania dan The Jakmania, tapi itu tak membuat mereka terprovokasi.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG
Pertemuan Persija Jakarta melawan Arema Cronus merupakan salah satu laga besar di kompetisi Indonesia Super League [ISL] 2014. Salah satu indikasinya, terlihat dari antusiasme Aremania yang akan melakukan tur menuju Jakarta. Hingga saat ini, Aremania begitu nyaman untuk mendukung tim kesayangannya itu, jika bermain di Jakarta.
Itu tak lepas dari hubungan baik antara Aremania dan The Jakmania, suporter Persija. Maka itu, ketika The Jakmania menyambangi Malang, Aremania pun menyambut mereka dengan tangan terbuka. Imbasnya, izin pertandingan yang melibatkan kedua tim itu selalu mulus keluar. Menarik untuk melihat latar belakang perjalanan dua kelompok suporter ini kala dua tim kesayangannya saling bentrok.
Sebenarnya, sulit mendeteksi kapan suporter kedua tim ini bisa akrab. Karena perjalanan panjang kedua tim mengarungi kompetisi di Liga Indonesia, kubu Malang dan Jakarta sudah saling kunjung. The Jakmania selalu siap menyambut kedatangan Aremania di Jakarta.
Meskipun terbilang erat, riak kecil tetap mewarnai pertemuan kedua suporter, seperti aksi serangan The Jakmania kepada Aremania di Lebak Bulus tahun 2003. Ataupun pencopotan atribut The Jakmania saat pertandingan Arema di Kanjuruhan pada 2009, saat Arema menang 1-0, lewat gol kontroversial Boston Brown. Namun semua itu bisa teratasi karena kedua suporter enggan terprovokasi.
"Saya merasa berterima kasih kepada The Jakmania yang tidak terpengaruh oleh oknum yang mencopot spanduk saat pertandingan Arema melawan Persija, karena memang hal seperti itu selalu ada yang melakukan provokasi," kata almarhum Tembel, dedengkot Aremania yang kala itu dimuat di koran lokal Malang yang berjudul "Provokator Telah Kalah".
Pada masa kini, meski Jakarta dan Malang terpisah kurang lebih 900Km, namun suporter Arema terbilang loyal untuk melihat laga itu secara langsung. Pengalaman membuktikan jika 40 ribu Aremania pernah membirukan Stadion Gelora Bung Karno. Tak heran, jika dalam laga esok, di Malang sudah banyak sekali koordinator-koordinator tur Jakarta yang sibuk membuka pendaftaran untuk pemberangkatan. Setiap tahun, puluhan ribu Aremania selalu siap mendukung Arema saat bertandang ke Jakarta.
Untuk laga Minggu, (4/5) esok, diprediksi minimal 10 ribu Aremania bakal berangkat ke Jakarta. Dari keterangan humas tur Aremania, Ahmad Gozali, di Malang kondisi suporter sangat antusias.
"Kita baru saja menang melawan Semen Padang, sehingga saya melihat teman-teman Aremania sangat antusias dengan pertandingan melawan Persija," kata Gozali, kepada Goal Indonesia.
Gozali menjelaskan. tradisi untuk datang ke Jakarta adalah ibarat tradisi tahunan. Menyusul, setiap tahun Aremania ingin mengadakan silaturahmi dengan suporter tim tuan rumah, lantaran keduanya mempunyai hubungan yang sangat erat.
"Panpel Persija tidak membatasi berapa jumlah yang akan datang ke sana. Karena itu, nantinya selain berangkat terkoordinasi, Aremania juga ada yang berangkat sendiri-sendiri," tutup Gozali. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.