Chelsea Juara UEFA Youth League

Dua gol Isaiah Brown membawa Chelsea menumbangkan Shakhtar Donetsk di final UEFA Youth League, Senin (13/4).

OLEH AGUNG HARSYA Ikuti @agungharsya di twitter

Chelsea sukses merengkuh gelar juara UEFA Youth League setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor tipis 3-2 di final, Senin (13/4).

Laga puncak yang digelar di Colovray Sports Centre Nyon, Swiss, sekaligus merupakan partai pamungkas penyelenggaraan kompetisi UEFA untuk tim-tim U-19 dari seantero Eropa. Turnamen diikuti 32 tim yang mendapat tempat berkat sukses tim senior mereka menembus fase grup Liga Champions. Tahun ini merupakan tahun penyelenggaraan kedua. Musim lalu, Barcelona keluar sebagai juara dengan mengalahkan Benfica.

Chelsea lolos ke final setelah mengalahkan AS Roma 4-0, sedangkan Shakhtar secara mengejutkan menumbangkan Anderlecht 3-1.

Chelsea langsung berinisiatif mengendalikan permainan sejak menit pertama. Pelatih Adi Viveash tak melakukan perubahan susunan tim inti. Kapten Isaiah Brown dimainkan meski 24 jam sebelumnya berada di susunan skuat ketika tim senior Chelsea menghadapi Queens Park Rangers pada lanjutan Liga Primer Inggris.

Kapten 18 tahun berambut jabrik itu pula yang menjadi bintang kemenangan Chelsea dengan memborong dua gol. Pada menit ketujuh, Brown memanfaatkan umpan silang Dominic Solanke untuk membuka keunggulan The Blues. Bola mengenai kaki pemain Shakhtar sehingga memperdaya kiper Oleh Kudryk.

Solanke memperoleh peluang menggandakan keunggulan, tetapi justru Shakhtar berhasil menyamakan kedudukan. Pada menit ke-37, serangan balik kilat tim asal Ukraina itu menyebabkan Andreas Christensen melakukan kesalahan dengan menyarangkan bola ke dalam gawang sendiri.

Babak pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat, 1-1. Untuk kali ketiga di fase gugur Shakhtar berhasil menyamakan kedudukan saat tertinggal satu gol. Mereka juga tercatat sebagai tim yang tak terkalahkan hingga mencapai final.

Rekor tersebut tak membuat anak-anak muda Chelsea gentar. Baru dua menit berjalan, Solanke mengembalikan keunggulan Chelsea. Berawal dari umpan silang Jeremie Boga, Solanke meneruskan bola dengan sundulan kepala untuk menggetarkan jala gawang Kudryk. Ini sekaligus menjadi gol ke-12 bagi Solanke, sang topskor turnamen.

Belum sempat Shakhtar bangkit, Brown mencetak gol keduanya. Lagi-lagi melalui operan Boga, Brown melepas tembakan kaki kiri guna menaklukkan Kudryk. Shakhtar terhenyak.

Shakhtar tak mampu menciptakan peluang yang berarti guna mencari gol balasan, sedangkan Chelsea nyaris menambah keunggulan melalui Solanke. Meski Viktor Kovalenko berhasil mencetak gol pada menit kedua injury time, tetap tak mampu menggoyahkan keunggulan Chelsea.

Chelsea pun berhak membawa pulang trofi Lennart Johansson ke London.

addCustomPlayer('148ejb3kveqoz1wxx2y81lm2at', '', '', 620, 540, 'perf148ejb3kveqoz1wxx2y81lm2at', 'eplayer4', {age:1426475311073});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.