‘Cielito Lindo’ – Mengapa Setiap Fans Meksiko Identik Dengan Lagu Legendaris Mariachi

Dengan berjalannya Piala Dunia 2014 FIFA™, Goal bekerja sama dengan Hyundai untuk merayakan kultur dari negara yang berpartisipasi. Mari kita telusuri Meksiko.

Setelah berperan dalam kesuksesan pemilihan presiden Cili, beberapa kota dan jalanan di negara tersebut menamai dengan hal itu dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, tidak mengejutkan bahwa masyarakat Meksiko mengadopsi lagu tradisional Cielito Lindo sebagai simbol negara mereka.Dalam gairah, puitis dan fashion halus Meksiko, sumber inspirasi dari penulis, Quirino Mendoza, adalah istrinya, tetapi dia tentu tidak menyangka musiknya tersebut akan menjadi salah satu yang paling populer di negaranya dan kemudian mencapai ketenaran secara global.Bahkan orang yang tidak bisa berbahasa Spanyol akan mengenali dan mengagumi nadanya, bahkan ketika mereka tidak tahu apa arti liriknya.Pada pemilihan presiden 1920 di Cili, pendukung dari pemenang, Arturo Alessandri Palma, mengadopsi lirik lagu tersebut dan menggunakannya untuk tujuan politis.Disebutkan kata 'black eyes' yang diyakini menjadi referensi untuk kata 'darah' yang datang dari 'Nueva Espana' (nama Meksiko saat kolonisasi) yang membawa banyak variasi kebiasaan dan sifat-sifat yang melebur untuk menjadi Meksiko saat ini. Melalui referensi sejarah dan fondasi kebudayaan Meksiko, lagu ini menyentuh hati penduduk dan suporter sepakbola.
Its mention of the “black eyes” are believed to be a reference to the ‘blood’ that came to the "Nueva Espana" (Mexico's name during the colonisation) which brought various customs and traits which have combined to make Mexico what it is today. Through such references of history and the very foundation of Mexico’s heritage, the song reaches the hearts of the citizens and football fans alike.
El Tri| Lagu tradisional dan ikonik menyentuh hati fans sepakbola Meksiko
Begitu berharganya lagu tersebut bagi orang Meksiko hingga ketika sebuah restoran meluncurkan iklan dengan memainkan sepenggal lirik yang terkenal “Ay, ay, ay, ay, canta y no llores”, diubah menjadi merujuk pada es krim, dipandang sebagai sebuah penghinaan terhadap kebudayaan dan kultur Meksiko.Ketika membutuhkan lagu yang mempromosikan patriotisme dan persatuan di Meksiko, maka tidak ada yang lebih kuat dari Cielito Lindo. Dengan lagu dan patriotisme, demikian juga dengan sepakbola, dan jadi bukan kejutan bila fans El Tricolor menyanyikan lagu tradisional dengan semangat luar biasa dan bergairah kapanpun timnas mereka masuk ke lapangan, terlepas dari seberapa penting pertandingan atau seberapa besar lawan mereka.Kapanpun Meksiko bermain di Piala Dunia 2014 FIFA™, lagu ciri khas mendukung di belakang bendera hijau, putih dan merah di tribun penonton dan mengingatkan pemain La Verde bahwa mereka bermain untuk kebanggaan, sejarah dan warisan Meksiko.Beginilah suporter Meksiko bernyanyi tentang pengalaman sepakbola mereka. Sekarang giliran Anda memilih musik favorit untuk Piala Dunia 2014 FIFA™ bersama Hyundai’s Pin Your Fan Park. Buat Fan Park Anda sendiri dengan membagikan rekaman Anda dalam menikmati Piala Dunia FIFA 2014 Brasil. Kirimkan pesan dukungan Anda, unggah foto dan video dan buatlah playlist sepakbola di worldcup.hyundai.com

Topics