Danan Puspito Sementara Lupakan Sepakbola

Danan mengaku kecewa dengan kondisi persepakbolaan nasional akibat perserteruan PSSI dengan Kemenpora.

Mantan bek Persijap Jepara Danan Puspito mengaku untuk sementara waktu melupakan sepakbola, dan memilih fokus mengembangkan bisnis mebel agar mendapatkan pemasukan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menurut Danan, ia merasa kecewa dengan perseteruan antara PSSI dan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) yang berimbas terhadap ketidakpastian persepakbolaan nasional. Sebagai bentuk kekecewaannya itu, ia untuk sementara melupakan profesinya sebagai pesepakbola.

Bisnis mebel baru digeluti Danan setelah ada konflik tersebut. Pemain berusia 29 tahun ini langsung membuka dua showroom di Jepara, yakni di Jalan Gudang Sawo depan SMK Pertanian, dan Jalan Sentral Industri 185.

“Kecewa dengan kondisi sepakbola sekarang. Kedua kubu sama-sama egois, dan tidak melihat kami sebagai pemain yang menggantungkan kehidupan dari bermain bola. Saya kira konflik masih berkepanjangan,” ucap Danan kepada Goal Indonesia saat ditemui di Danan Galeri.

“Banyak tim yang menghubungi untuk bermain di beberapa turnamen, namun saya tolak halus. Tahun ini saya fokus bisnis mebel. Kalau tahun depan sepakbola sudah kembali normal, saya akan kembali bermain, baik untuk tim ISL, maupun Divisi Utama.”

“Kalau perseteruan sudah damai, saya masih tetap ingin bermain sepakbola.”

Sementara terkait dengan usahanya, Danan menilai bisnis mebel masih 'seksi' untuk dijadikan sandaran hidup. Lama tinggal di Kota Ukir membuat Danan lambat laun tertarik berbisnis mebel dari kayu jati.

“Mebel produksi saya diekspor ke mancanegara, dan memenuhi pasar Indonesia. Permintaan konsumen dari luar Jawa cukup tinggi. Pasar di Indonesia masih sangat potensial untuk dilirik. Kalau mau pesan, bisa menghubungi saya. Harga bisa nego lah,” katanya sembari promosi. (gk-18)