DEBAT: Adakah Desember Ceria Untuk Liverpool?

Apakah ada Desember yang menyenangkan buat Liverpool atau malah sebaliknya?

OLEH MOHAMMAD YANUAR Ikuti di twitter

Bagaimana hasil akhir Liverpool saat kompetisi memasuki tutup tahun? Apakah akan ada hasil yang mengesankan, atau malah sebaliknya?

Kita lihat dulu siapa saja yang harus dihadapi skuat asuhan Brendan Rodgers tersebut sepanjang Desember.

Leicester City mengawali petualangan Liverpool di akhir tahun. Hasilnya, seperti yang sudah diketahui, berujung pada kemenangan 3-1.

Bila dipadupadankan dengan sukses mengalahkan Stoke City, kemenangan atas Leicester sedikit banyak mengembalikan kepercayaan diri pemain dan juga fans. Pasalnya di lima laga sebelumnya, Liverpool sama sekali tak mampu meraih kemenangan.

Ini menjadi modal yang bagus buat Liverpool untuk menatap bulan Desember yang padat. Hampir di setiap pekannya, dua laga harus dijalani.

Akhir pekan ini, tepatnya pada Sabtu(6/12) malam WIB, Sunderland akan menjadi tim berikut yang harus dihadapi. Bukan tidak mungkin tim asuhan Gus Poyet tersebut menjadi batu sandungan, karena fakta pertemuan menunjukkan demikian. Dari lima duel terakhir, setidaknya sekali Sunderland bisa menumbangkan Liverpool, sementara satu laga lain berkesudahan dengan imbang. Catatan khusus, kemenangan dan hasil imbang itu dicatat di Stadium of Light. Di Anfield, Liverpool masih dominan.

Tapi setelahnya, Liverpool akan pekan yang menentukan. Pertama, Basel akan menjadi lawan yang harus dihadapi. Liverpool harus menang jika ingin memperpanjang nafas di Liga Champions dan tampil di fase gugur, karena hanya dengan tambahan tiga angka Steven Gerrard dkk bisa melewati perolehan poin Basel di klasemen grup Liga Champions.

Empat hari kemudian, Manchester United akan menantang Liverpool dengan laga dilangsungkan di Old Trafford. Dibutuhkan mood yang bagus untuk menjalani laga ini dan hasil laga sebelumnya akan sangat menentukan apakah Liverpool bisa memiliki mood ini atau tidak.

Di pekan kedua bulan Desember itu akan menjadi pekan krusial buat Liverpool. Di pekan ini Liverpool harus mampu menjaga level permainan dan konsentrasi mereka setinggi mungkin jika ingin menyudahi musim di posisi yang baik.

Hanya masalahnya, United dan Basel sama-sama memiliki momentum yang bagus. Bukan tidak mungkin pula mereka menjatuhkan Liverpool, bukan hanya dari segi hasil, tapi juga mental dan semangat bertanding. Ya, pekan kedua di bulan Desember ini memang sangat menentukan.

Setelahnya, Liverpool mungkin bisa lebih santai dengan Bournemouth menjadi lawan di ajang Piala Liga. Namun berikutnya, ada laga lain yang bisa menjadi bahaya tersendiri. Adalah Arsenal yang menjadi lawan harus dihadapi di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Meraih tiga angka tentunya bukan hal mudah bagi Liverpool atas Arsenal. Yang menyulitkan lagi, sulit memprediksi hasil laga kedua tim karena konsisten Liverpool dan Arsenal bisa dikatakan memprihatinkan, kadang bermain bagus, kadang juga tidak. Karena itulah akan sulit menebak bagaimana hasil laga ini.

Apa pun itu, Burnley dan Swansea City sudah siap meladeni Liverpool di momentum Boxing Day.

addCustomPlayer('14j6rrt7ypo2j1cwcnagk4icdb', '', '', 620, 540, 'perf14j6rrt7ypo2j1cwcnagk4icdb', 'eplayer4', {age:1407083890734});

Melihat siapa lawan yang harus dihadapi, memasang target terlalu tinggi bisa menjadi blunder buat Rodgers. Dirinya tahu skuat yang ditanganinya saat ini tidak memiliki potensi yang sama seperti musim lalu, terutama dengan hengkangnya Luis Suarez dan belum klopnya Mario Balotelli serta masih cederanya Daniel Sturridge. Penampilan angin-anginan Simon Mignolet di bawah mistar gawang dan terlalu mudahnya lini pertahanan diterobos pemain lawan, terutama lewat skema bola mati, memperparah kondisi itu.

Sebelum bursa transfer Januari dibuka, yang jadi kesempatan instan bagi Rodgers memperbaiki kualitas skuatnya, Liverpool harus mampu menjaga konsentrasi dan fokus mereka menghadapi jadwal yang padat di bulan Desember. Kapabilitas Rodgers menjaga kebugaran fisik pemain dan melakukan rotasi juga akan sangat menentukan, tentunya dengan mempertimbangkan skala prioritas.

Dengan lima laga Liga Primer yang harus dijalani, memasang target menyapu bersih 15 angka sepertinya terlalu berlebihan, terutama saat harus menghadapi United yang sedang on fire belakangan ini. Tapi, 12 poin merupakan angka maksimal yang sangat memungkinkan untuk diraih.

Berdoa saja tidak ada kejadian luar biasa yang terjadi sepanjang Desember ini, semisal cederanya pemain pilar atau absennya pemain penting karena akumulasi kartu.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics