DEBAT: Mana Transfer Yang Lebih Baik, Luis Suarez Atau James Rodriguez?

Untuk kesekian kalinya Barcelona dan Real Madrid beradu di bursa transfer dengan menggaet dua pemain mahal ini. Siapa yang mengamankan kesepakatan 'value for money' lebih baik?

OLEH BEN HAYWARD & PAUL MACDONALD PENYUSUN DEDE SUGITA Barcelona mengedepankan Lionel Messi; Real Madrid mengandalkan Cristiano Ronaldo. Blaugrana memboyong Neymar tahun lalu; Merengues membeli Gareth Bale. Dan musim panas kemarin, kedua klub sama-sama menggaet pemain Amerika Selatan usai Piala Dunia. Madrid merogoh kocek €80 juta buat mengakusisi talenta top Kolombia yang cemerlang di Brasil 2014, James Rodriguez, dari AS Monaco, sementara Barca membeli mesin gol Uruguay, Luis Suarez, seharga €81 juta dari Liverpool. James memperkenalkan diri kepada publik dunia dengan rangkaian performa super untuk Los Cafeteros di Piala Dunia. Sementara Suarez, kendati menentukan kemenangan Uruguay kontra Inggris, harus mengakhiri kiprahnya lebih dini akibat insiden penggigitan pada bek Italia, Giorgio Chiellini, pada laga terakhir grup. Keduanya bertengger di tiga besar Goal Transfer List 2014 menyusul kepindahan mereka yang memakan biaya mahal. Tapi siapa di antara mereka yang merepresentasikan value lebih baik? Simak debatnya di bawah ini.

Oleh Paul Macdonald
Juni tahun ini, karier serta reputasi James Rodriguez dan Luis Suarez bergerak ke arah berbeda. James bersinar terang di Brasil untuk melegitimasi statusnya sebagai bintang Piala Dunia, pencetak gol-gol indah, dan target transfer klub-klub elite Eropa. Sementara untuk Suarez, kita semua mengetahui segala pemberitaan negatif tentangnya. Yang satu berlabuh ke Madrid, yang satu lagi mendarat di Barcelona. Jelas kesepakatan mana yang memiliki value jangka panjang.
Dari pandangan sekilas, Suarez adalah properti cacat, enigma yang membutuhkan pengawasan konstan, pemain yang selalu beroperasi di dalam wilayah kontroversi. Dia juga berusia 27 tahun, value maksimumnya di bursa telah tercapai. Di lain pihak, ditinjau dari segala sudut James adalah seorang golden boy. Punya skill, atraktif, marketable, sosok teladan. Singkat kata, pemain idaman Florentino Perez. Baru 23 tahun, value maksimalnya masih akan datang.
Selain itu, James tiba di Madrid pada waktu tepat. Soal fee, dia bukan pemecah rekor, artinya dia bisa menghindari tekanan seperti yang ditimpakan pada Gareth Bale. Lebih lanjut, La Decima tak lagi membebani tim dalam setiap duel fase knock-out Liga Champions. Ambisi itu telah terpenuhi, sehingga sorotan pun tak terlalu tajam. Dia juga bukan pesaing langsung Cristiano Ronaldo untuk supremasi di lapangan, melainkan lebih sebagai penyuplai, kreator, dan dia telah membangun kerja sama kuat dengan sang bintang Portugal dalam laju kebut Madrid musim ini. Dan sementara tanda tanya masih mengitari Bale (dalam beberapa aspek), terlepas dari gol-golnya di final Copa del Rey dan Liga Champions musim lalu, James mendapatkan dukungan penuh dari pers Madrid, yang punya kekuatan untuk memengaruhi sukses tidaknya pemain. Lingkungan positif ini memudahkannya untuk berkembang menjadi playmaker pendikte permainan yang jempolan sesuai dengan talentanya. Di saat bersamaan, Suarez belum juga menyumbang gol liga untuk klub barunya dan masih berada di bawah bayang-bayang kilau performa sang pujaaan Camp Nou, Lionel Messi. Fakta itu agaknya belum akan berubah dalam waktu dekat. Pada Juni 2014, saat penurunan Suarez dimulai, James mengawali langkahnya menapaki status Galactico dan terus menanjak sejak saat itu. Ini €80 jutatermurah yang bisa Anda habiskan.
Ikuti Paul Macdonald di

Oleh Ben Hayward
Dengan skorsing empat bulan akibat menggigit Chiellini, pertanyaan konstan tentang temperamen dan kemampuannya untuk mengendalikan diri di lapangan, kabar bahwa ia kelebihan berat badan saat kembali berlaga dalam sebuah uji coba, serta keraguan mengenai kecocokannya bermain dengan Neymar dan Messi, ini menjadi start yang sulit untuk Suarez di Barcelona.
Langsung menjadi sorotan saat membuat debut penuh untuk The Catalans dalam lawatan ke markas Real Madrid, Suarez mengirim assist untuk gol cepat Neymar, tapi memudar seiring jalannya pertandingan dan kembali dihadapkan pada tekanan kuat.
Namun, mungkin sebaiknya ia tidak turun sebagai starter dalam laga tersebut setelah periode hukuman yang begitu lama dan keputusan Luis Enrique buat langsung memainkan eks bintang Liverpool itu tampaknya terlalu tergesa-gesa.
Sejak saat itu, Suarez membuka rekening golnya untuk Blaugrana (di Liga Champions) dan juga menunjukkan ketidakegoisannya dengan membukukan enam assist dalam sembilan laga. Di Barca, dia tak akan pernah menjadi andalan utama seperti di Liverpool, tapi pemain Uruguay ini telah beradaptasi dengan baik dan memberikan dimensi serangan ekstra untuk Barca yang musim lalu tak punya striker bertipe out-and-out dalam skuat.
Adapun insiden penggigitan di Piala Dunia bisa jadi telah membantu Barca maupun Suarez. Itu artinya harga si pemain di pasar transfer kemungkinan merosot dan Barca bisa leluasa bergerak dengan klub-klub lain berpikir dua kali untuk menggaetnya. Di samping itu, Suarez kini menjalani perawatan psikologis untuk memastikan tak ada lagi tindakan agresif darinya di lapangan.
Salah satu kritikan yang dialamatkan pada Barcelona dalam beberapa musim terakhir adalah mereka kekurangan sosok bad guy dalam tim dan Suarez menghadirkan injeksi semangat kompetitif ke garis depan yang, kalau bisa padu, berpotensi menjadi salah satu trio penyerang terbaik sepanjang masa.
Jadi, di usia 27 dan dengan masa keemasan masih di depannya, Suarez merepresentasikan kesepakatan value for money yang sesungguhnya untuk Barcelona. Seperti yang selalu dikatakan Florentino Perez, pemain-pemain termahal kadangkala menjadi pemain-pemain termurah. Dengan gol, assist, agresi yang tersalurkan dengan tepat, dan kerja keras, Suarez bisa menjadi transfer yang murah untuk The Catalans.
Ikuti Ben Hayward on

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics