DEBAT: Siapa Pemain Terbaik Indonesia Super League Agustus 2014?

Topics

Lima pemain menjadi nomine pemain terbaik ISL periode Agustus 2014. Siapa saja mereka?

Setelah mengalami masa jeda panjang sekitar dua bulan, kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 akhirnya kembali digulirkan kembali sejak 7 Agustus lalu. Memasuki akhir putaran kedua, kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu pun semakin memanas.
Persaingan semakin sengit untuk memperebutkan posisi ke babak delapan besar. Belum lagi, tim yang berada di papan bawah saling menjegal untuk terhindar dari degradasi. Di antara klub-klub yang bersaing itu, muncul kembali bintang-bintang lapangan hijau yang tampil memukau pada periode Agustus ini.
Setelah melalui serangkaian proses pemilahan, akhirnya redaksi Goal Indonesia menetapkan lima nomine untuk pemain terbaik ISL Agustus 2014. Penghitungan pemain terbaik ISL mengevaluasi kinerja sang pemain selama satu bulan penampilan, mengumpulkan pendapat koresponden daerah, serta melalui jajak pendapat pembaca. Pada akhirnya, sidang redaksi yang menentukan siapa pemain terbaik yang terpilih.
Untuk edisi Agustus, inilah para kandidatnya:

Pemain yang akrab disapa Bepe ini benar-benar menunjukkan bahwa daya gedornya sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Indonesia masih belum habis. Ya, Bepe mampu memperlihatkan sisi profesional-nya saat membobol gawang tim yang membesarkan namanya Persija Jakarta, pada laga penuh drama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 Agustus lalu.
Setelah itu, mantan penyerang Selangor FA ini mencetak empat gol tambahan saat Pelita Bandung Raya (PBR) menumbangkan Persijap Jepara (3-0) dan Sriwijaya FC (2-1). Total, delapan gol sudah dia lesakkan pada musim ini. Bisa dibilang, dia menjadi salah satu aktor utama yang membawa The Boys Are Back kini nangkring di posisi keempat klasemen wilayah barat.
Bukan tidak mungkin, dia akan semakin melukai hati The Jakmania, kelompok suporter Persija, jika berhasil mencetak gol kembali dan membawa PBR menang atas Persita di laga terakhir, 5 September mendatang. Mengingat, jika PBR menang di laga itu, pupus pula asa Persija untuk lolos ke babak delapan besar.

Tak bisa dimungkiri lagi otak serangan dari Persib Bandung terdapat pada diri gelandang asal Mali ini. Bisa dibilang, sebagai seorang gelandang Konate termasuk gelandang yang rajin mencetak gol. Dia kerap menjadi pemecah kebuntuan saat para penyerang tim Maung Bandungkesulitan untuk mencetak gol.
Total, dia sudah mencetak tujuh gol bersama Persib pada musim ini. Mobilitasnya di lapangan tengah Persib sangat tinggi.
Teranyar, dia menjadi aktor dua gol kemenangan Persib atas Persita di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (31/8) kemarin. Pada laga itu, mantan pemain Barito Putera ini mencetak satu gol dan memberikan satu assist.

Kenmogne benar-benar menjadi 'pembunuh' paling berbahaya di depan gawang setiap lawan yang dihadapi Persebaya Surabaya. Bagaimana tidak, dalam empat laga di bulan Agustus, dia selalu mencetak gol yang ditotal mencapai delapan gol.
Hebatnya, dalam empat laga itu dia menorehkan dua kali hat-trick saat Persebaya menaklukkan Persiba Bantul (5-0) dan Persela Lamongan (3-0). Secara keseluruhan, Kenmogne melesat sendirian di puncak top skor sementara ISL musim ini dengan 21 gol.
Catatan golnya dipastikan bakal bertambah, lantaran Persebaya juga dipastikan telah lolos ke babak delapan besar.

Selama Agustus, khususnya tiga laga kandang melawan PBR, Persib, dan Persija, pemain Argentina ini benar-benar memberi kontribusi besar bagi Semen Padang. Kelas dan konsistensi permainannya menjadi aset paling berharga Semen Padang saat ini.
Siapa bisa membantah, kepastian SPFC meraih tiket delapan besar tentunya tak lepas dari andilnya, yang melesakkan tiga gol. Tidak tergantikan, inspirator tim, sportif, dan selalu jadi target lawan untuk dimatikan adalah nilai plus lain pemain berusia 28 tahun ini. Melihat catatannya itu, rasanya pantas untuk menominasikan kembali Vizcarra untuk menjadi pemain terbaik ISL Agustus ini.

Rasyid menjadi pilar penting di lini tengah PSM Makassar saat ini. Dia bahu membahu bersama Syamsul Chaeruddin untuk menggalang lini kedua tim Juku Eja. Tipikal gelandang pekerja keras dan pantang menyerah.
Dia tak kenal rasa takut untuk berduel dengan pemain yang posturnya lebih besar. Saat timnya mengalami kebuntuan ketika menghadapi Persepam Madura United, 18 Agustus lalu, Rasyid menjadi pahlawan kemenangan PSM di laga itu.
Itu setelah, dirinya mencetak gol pada menit ke-17. Melihat performanya yang kian menanjak, tak salah pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, memasukkan Rasyid dalam skuatnya untuk Asian Games 2014.

Siapa pemain terbaik ISL Agustus pilihan Anda? Beri pendapat dalam kolom komentar serta ikuti jajak pendapat kami. Nantikan pula pengumuman pemenang awal September ini!

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.