Dedi Kusnandar Kecewa Gagal Debut Di Timnas Indonesia

Sanksi FIFA, membuat Dedi harus memupus harapannya bisa memperkuat timnas senior di PPD 2018.

Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, menjadi salah satu pihak yang langsung merasakan imbas dari adanya sanksi suspensi FIFA terhadap Indonesia. Pasalnya, lantaran sanksi itu timnas Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi di bawah FIFA dan AFC.

Artinya, skuat Garuda tidak bisa berlaga di Pra Piala Dunia 2018, yang juga menjadi Pra Piala Asia 2019. Indonesia sendiri dijadwalkan memulai kiprahnya di ajang tersebut dengan melawan Cina Taipei, 11 Juni nanti.

Nah, Dedi sendiri termasuk dalam 25 pemain yang dipilih pelatih interim timnas Indonesia, Pieter Huistra, untuk laga tersebut. Lantaran sanksi itu, membuat Dedi harus memupus harapannya melakoni debut di timnas senior.

"Ya kecewa juga pas disanksi, baca berita katanya batal pertandingan Pra Piala Dunia. Apalagi ini kesempatan perdana di timnas senior. Namun kekecewaan pertama saya bukan itu, tapi sanksi ini bisa membunuh sepakbola Indonesia," ucap Dedi, seperti dilansir laman resmi klub.

Mantan penggawa Persebaya Surabaya itu kini hanya bisa menjaga kondisi sambil menunggu kepastian soal kelanjutan kompetisi. Mengingat, aktivitas di Persib saat ini juga sedang diliburkan setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar Piala AFC 2015, 27 Mei lalu.

"Sepakbola kan kerjaan saya, meskipun ada sanksi kan kita harus siap kalau suatu waktu kembali main di kompetisi. Kita harus jaga kondisi dengan latihan sendiri. Paling selain latihan sendiri futsal sama teman-teman juga," beber mantan penggawa timnas Indonesia U-23 itu. 

Peluang Dedi untuk memperkuat timnas masih ada, kalau saja empat syarat yang diminta FIFA agar sanksi itu dicabut bisa dipenuhi para pihak yang berseteru dalam hal ini Kemenpora dan PSSI. Itu dengan catatan, sanksi tersebut dicabut sebelum jadwal laga melawan Cina Taipei.