Deja Vu Pertemuan Terakhir Jurgen Klopp & Louis Van Gaal

Akankah Klopp kembali memaksa Van Gaal kembali kehilangan pekerjaannya seperti ketika dipecat Bayern pada 2011 lalu?

Laga sarat gengsi bakal tersaji di Stadion Anfield akhir pekan ini. Bukan cuma karena Liverpool menjamu musuh bebuyutannya, Manchester United dalam Liga Primer Inggris pekan ke-22. Pasalnya, manajer kedua kubu ikut membumbui laga yang bakal dihelat pada Minggu (17/1), dengan rivalitas yang pernah terjadi di Bundesliga Jerman.

Jurgen Klopp ditunjuk menjadi suksesor Brendan Rodgers yang lengser dari kursi manajer Liverpool pada Oktober lalu. Louis van Gaal lebih dulu datang ke Inggris setelah menerima kontrak Manchester United musim lalu.

Klopp dan Van Gaal pernah beradu taktik dari pinggir lapangan ketika keduanya berada di Jerman. Klopp bersama Borussia Dortmund, sedangkan Van Gaal menukangi klub rival, Bayern Munich. Persaingan antara Dortmund dan Bayern di Jerman tak ubahnya Liverpool dengan Man. United di Negeri Ratu Elizabeth.

Memori pahit kembali menghantui Van Gaal jelang laga kontra Liverpool, Minggu (17/1). Pasalnya, Klopp pernah mencoreng CV manajer asal Belanda itu ketika menukangi Bayern.

Berdasarkan statistik pertemuan, Klopp dan Van Gaal menunjukkan hasil imbang lantaran masing-masing meraih dua kemenangan dari empat laga. Tujuh gol dilesakkan Dortmund, sedangkan Bayern unggul dua gol lebih banyak.

September 2009 merupakan awal rivalitas Klopp dengan Van Gaal. Di depan pendukung sendiri, Dortmund dipermalukan Bayern dengan skor 5-1 meski sempat unggul lebih dulu. Usai laga, Klopp ketangguhan lini tengah dan kemampuan Bayern dalam meksploitasi ruang kosong.

Bayern kembali meraih kemenangan dalam pertemuan kedua dengan Dortmund pada musim itu. Lagi-lagi, setelah mencetak gol lebih dulu, Dortmund dipaksa bertekuk lutut di Allianz Arena dengan skor 3-1 pada Februari 2010.

Akhirnya Klopp mencatatkan kemenangan pertama atas Van Gaal. Pada Oktober 2010, Dortmund membungkam Bayern dua gol tanpa balas. Hasil itu membuat posisi Van Gaal tertekan menyusul tiga kekalahan yang diderita Die Roten dari tujuh laga awal Bundesliga pada musim 2010/11.

Dortmund mematahkan rekor buruk saat bertandang ke Allianz Arena usai mengalahkan Bayern dengan skor 3-1 pada Februari 2011. Padahal, dalam dua dekade sebelumnya, mereka tidak mampu menang di kandang Bayern.

"Saat terakhir BVB menang di sini (kandang Bayern), para pemain saya masih menyusui," kata Van Gaal menyusul kekalahan dari Dortmund.

Tidak lama kemudian, Bayern mengumumkan pemecatan Van Gaal. Pada akhir musim itu, Klopp membawa Dortmund merengkuh trofi Bundesliga.

Van Gaal kini menghadapi ujian terbesar dalam kariernya sebagai manajer Man. United. Manajemen klub berjuluk Setan Merah sudah mulai hilang kesabaran. Seperti dilansir The Times, manajemen Setan Merah dikabarkan tidak memiliki opsi selain mendepak Van Gaal dari Old Trafford apabila kalah di markas Liverpool.

Serangkaian hasil dan statistik pertandingan Man. United pun jauh dari kata mengesankan. Wayne Rooney dan rekan-rekan baru saja keluar dari zona kompetisi Eropa menyusul hasil imbang 3-3 di kandang Newcastle United di laga terakhir. Mereka digusur dari posisi kelima klasemen oleh West Ham United yang menang 3-1 atas Bournemouth.

Sepanjang musim ini, Man. United dihujani kritik bahkan dari beberapa mantan pemainnya sendiri. Paul Scholes menjadi yang paling vokal. Berulang kali, Scholes melayangkan komentar pedas lantaran para pemain Man. United dianggap menampilkan sepakbola negatif dan seakan kehilangan ketajaman di bawah kendali Van Gaal. 

Berbeda dengan gaya bermain Klopp yang "nyentrik". Manajer berusia 48 tahun itu dikenal dengan gegenpressing yang telah diterapkannya bersama Die Borussen sebelum ke Liverpool.

Bisa dilihat jelas perbedaan ideologi yang kontras antara kedua manajer sukses ini. Lantas, taktik siapa yang bakal berbuah hasil positif? Liverpool dengan gegenpressing ala Klopp atau Man. United bersama Van Gaal yang mengutamakan kontrol permainan serta pertahanan?

Yang jelas, pertemuan kelima dengan Klopp berpotensi menjadi "Deja Vu" bagi Van Gaal. Bukan mustahil, kariernya bersama Man. United berakhir andai dikalahkan Liverpool. Itu persis mengulang keberhasilan Klopp memaksa Van Gaal keluar dari Bayern di pertemuan terakhir keduanya.