Dejan Antonic: Jose Mourinho Tak Bisa Ciptakan Tim Istimewa

Topics

Dejan menyatakan butuh waktu untuk menciptakan tim istimewa, dan menginginkan Persib memeragakan tiki-taka.

Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic menilai dibutuhkan waktu tidak sebentar untuk menciptakan tim istimewa, dan menganggap arsitek sekaliber Jose Mourinho pun tidak akan bisa melakukannya dalam 40 hari.

Dejan mendapatkan kritikan dari sejumlah kalangan terkait taktik yang diterapkan saat final Piala Bhayangkara lalu. Menurut Dejan, dibutuhkan proses tak sebentar untuk membangun sebuah tim solid.

Bagi Dejan, Persib saat ini butuh mengembalikan fisik maupun mental pemain jelang turnamen jangka panjang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, dan tak ingin larut dengan polemik umpan panjang.

“Coba lihat di latihan, tidak ada long pass, dari 1 jam 15 menit cuma tiga kali. Kita sudah bicara jangan banyak main long pass, kita coba tiki-taka, tapi kadang pemain tidak dengar,” ujar Dejan.

“Tentu itu pekerjaan rumah kita. Tapi jangan salah, tim ini harus ada latihan sama-sama. Jangan lupa, kita baru 40 hari. Kalau dari 40 hari kamu mau bikin tim yang istimewa, itu susah sekali. Mourinho juga tidak bisa seperti itu.”

“Dalam latihan kemarin kamu bisa lihat, semua main di bawah [short pass]. Oke kadang-kadang ada masalah long pass. Dulu, saya di Kitchee dan di mana-mana, saya minta pemain cuma main dan main.”

Sementara itu, terkait kedatangan dua pemain baru, gelandang Taufiq mengaku tak gentar menghadapi persaingan. Menurutnya, ia siap memperebutkan tempat di dalam tim, dan menyerahkan penilaian kepada Dejan.

“Kita sebagai pemain ingin apa yang terbaik buat tim. Itu juga untuk menambah motivasi persaingan. Saya belum tahu soal itu [pencoretan pemain], saya juga baru dengar juga. Saya kembalikan lagi ke pelatih,” ucap Taufiq.

Taufiq juga menyambut positif dua laga Trofeo Ciamis, dan menilai ajang seperti ini dibutuhkan dalam persiapan menghadapi ISC A.

“Itu bagus juga buat menambah pengalaman pemain-pemain untuk mendapatkan menit bermain, karena banyak juga pemain yang kurang mendapat kesempatan. Uji coba penting sebelum kompetsisi dimulai,” jelasnya. (gk-68)