Deloitte Football Finance 2015: Manchester United Bukukan Rekor Keuntungan

Meski hanya finis ketujuh, Man United meraup rekor profit operasi sebesar €159 juta pada musim 2013/14, sementara Chelsea jadi klub pertama yang utang bersihnya melewati £1 miliar.

Terlepas dari keterpurukan di lapangan, Manchester United ternyata tetap berjaya di segi finansial pada musim kompetisi 2013/14. Hal itu terungkap melalui review keuangan sepakbola tahunan Deloitte.

Pada kampanye tersebut skuat Setan Merah asuhan David Moyes finis di luar zona Liga Champions, namun mereka justru mengeruk pemasukan setotal €589 juta, berselisih jauh hingga €476 juta atas tim juru kunci Cardiff City dan angka itu setara dengan 13,2 persen dari total pendapatan seluruh klub Liga Primer Inggris.

Kubu Old Trafford juga tercatat meraup rekor keuntungan operasi sebesar €159 juta!

Selain United, Tottenham Hotspur juga membukukan angka positif. Profit The Lilywhites sebelum pajak menyamai rekor klub sebelumnya senilai €109 juta menyusul penjualan Gareth Bale ke Real Madrid, sementara Chelsea menjadi klub pertama yang melampaui nominal £1 miliar (€1,3 miliar) untuk utang bersih.

Chelsea di bawah kekuasaan Roman Abramovich dan Manchester City di bawah rezim Sheikh Mansour juga tercatat telah menerima suntikan dana investasi total menyentuh €1,3 miliar sejak diakuisisi pemilik masing-masing.

Review Deloitte kembali menunjukkan superioritas EPL atas liga-liga mayor Eropa lainnya, dengan total kombinasi operating profit menyentuh €835 juta, tertinggi sepanjang masa, nyaris tiga kali lipat dari rekor sebelumnya yang dibukukan Bundesliga pada 2012/13.

Porsi terbesar pemasukan Premier League berasal dari hak siar televisi, dengan angka €2,39 miliar menyumbang 54 persen dari total aliran pendapatan. Yang luar biasa, pada musim 2013/14 tersebut broadcast revenue EPL saja sudah lebih besar daripada pendapatan total yang diraih La Liga, Serie A, dan Ligue 1!

Bisa dibayangkan bagaimana finansial Premier League akan makin melonjak saat kesepakatan hak siar TV baru mulai berjalan pada 2016/17 mendatang.

Klub-klub kasta teratas Inggris secara keseluruhan menghabiskan €1,31 miliar untuk transfer pemain sepanjang musim tersebut, naik 34 persen dari gelaran 2012/13, sementara level utang total mencapai €3,27 miliar. Adapun dana untuk pembayaran gaji pemain naik 7 persen, yakni sebesar €161 juta, menuju angka €1,9 miliar.

Pemasukan komersial menunjukkan grafik meningkat menjadi €1,2 miliar - naik €184 juta dari musim sebelumnya - meskipun 78 persen dari nominal tersebut didapat hanya dari enam klub, yaitu Arsenal, Chelsea, duo Manchester, Liverpool, dan Tottenham.