Denilson Tepis Anggapan Materialistis

Denilson menyatakan kedatangannya ke Al Wahda disebabkan perkembangan sepakbola UEA yang makin bagus.

Gelandang asal Brasil Denilson menegaskan, ia bukan tipe pemain yang hijrah ke Timur Tengah semata karena uang, dan menyatakan ingin bertahan lama di klub Uni Emirat Arab (UEA) Al Wahda.

Denilson diikat Al Wahda dari Sao Paulo selama tiga tahun dengan nilai €3 juta. Ia akan menerima gaji sebesar €1,8 juta per tahun. Pemain berusia 27 tahun ini resmi diperkenalkan kepada publik kemarin.

“Saya datang ke sini bukan untuk bermain selama satu atau dua tahun, tapi selama mungkin,” tegas Denilson dikutip Gulf News.

“Saya tahu sepakbola UEA terus berkembang setiap tahunnya, dan terima kasih kepada agen saya, karena sekarang saya ada di sini.”

“Saya berjanji kepada fans Al Wahda, saya akan memperlihatkan permainan terbaik, dan mengerahkan seluruh kemampuan saya. Ini merupakan tantangan baru bagi saya. Saya mendengar banyak kabar bagus tentang liga ini, dan saya sudah tak sabar menjalaninya.”

Musim lalu Al Wahda menempati posisi keempat klasemen, dan tersingkir di babak ketiga Piala Presiden dari klub papan bawah Dubai FC. Al Wahda kini ditangani pelatih asal Meksiko Javier Aguirre. Setelah menjalani latihan selama satu pekan, Denilson yang bakal masuk ke dalam skema permainan Aguirre.

“Saya sudah mulai memahami proses di sini, walau belum menjalani latihan penuh. Saya senang dengan kondisi yang ada sekarang. Saya pernah menghadapi tim yang ditangani Aguirre, Atletico Madrid, dan saya menaruh respek kepada dirinya,” tutur Denilson.