Diimbangi Gresik United, Joko Susilo Merasa Puas

Joko Susilo mendapatkan gambaran permainan yang kemungkinan diperagakan lawan saat Piala Presiden 2015.

Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengaku cukup puas dengan performa yang diperlihatkan anak asuhnya dalam pertandingan uji coba melawan Gresik United di di Stadion Kanjuruhan, Rabu (26/8). Dalam laga itu, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Menerapkan formasi 4-3-3, Arema memberikan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan Gresik United. Arif Suyono di sisi kanan bersama Samsul Arif di sisi kiri mengapit Cristian Gonzales sebagai striker tunggal.

Selepas laga berjalan sepuluh menit, Gresik United mulai keluar dari tekanan Arema. Rico Simanjutak yang menyisir sektor kanan beberapa kali mengecoh Ahmad Alfarizi. Namun, dua peluang yang didapatkan di menit ke-11 dan menit ke-19 masih bisa diamankan kiper Kadek Wardhana.

Di babak kedua, Arema yang melakukan perubahan strategi dan pergantian pemain nampak lebih banyak menekan. Salah satunya adalah peluang emas Sunarto di menit ke-68. Berhasil melewati dua pemain belakang lawan, dirinya gagal mengeksekusi bola meski tinggal berhadapan dengan kiper.

Pun juga peluang dari Samsul Arif, yang masih membentur pemain belakang lawan saat dirinya mencoba melakukan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-73. Skor 0-0 tetap hingga pertandingan selesai.

“Gresik United memberikan perlawanan. Meski bertahan, mereka punya kemampuan serangan balik yang cepat. Saya kira nanti tim yang menjadi lawan Arema akan melakukan strategi serupa. Saya senang karena anak-anak bisa membendung kecepatan mereka,” kata Joko.

“Hari ini [kemarin] Arema memang tidak bisa mencetak gol, tetapi saya kira itu tidak beruntung. Kalau soal evaluasi, nanti biar saya dan pemain saja yang tahu. Intinya saya tidak masalah dengan hasil 0-0 saat ini.”

“Intinya saya puas Gresik menampilkan karakter yang diinginkan Arema. Jangan anggap remeh mereka, karena sebelum ISL [Indonesia Super League] 2015 dihentikan, mereka ada di peringkat satu.”

Joko juga mengungkapkan, ia masih menunggu pemain asing yang akan datang ke Malang. Namun, ia juga sudah mempersiapkan diri bila pemain yang diinginkan itu batal datang, atau tidak main untuk Arema.

“Ya semua pasti sudah dipikirkan, kita pikirkan skuat yang ada di sini dulu. Persiapkan strategi untuk Piala Presiden,” tutupnya. (gk-48)