Dikalahkan PSM Makassar, Widodo Cahyono Putro Menangis

Topics

Juru taktik Sriwijaya FC ini merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dianggap merugikan tim besutannya.

Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengaku menitikkan air mata setelah tim besutannya menelan kekalahan 2-1 dari PSM Makasar di Stadion Andi Mattalatta, Senin (17/10) sore WIB.

Sriwijaya FC sempat unggul lebih dulu melalui gola TA Mushafry pada menit ke-72. Namun PSM membalikkan keadaan lewat penalti Rasyid Bakri di menit ke-83, dan tandukan Ferdinand Sinaga menjelang laga berakhir.

“Saya baru sadar. Sampai di hotel saya menitikan air mata. Separah inikah sepakbola kita. Saya beberapa kali dipimpin wasit Iwan Sukoco pasti bermasalah. Ada apa ini?” tanya Widodo.

“Persiapan latihan dengan keras. Taktik dan strategi seakan tidak ada artinya. Sampai kapan sepakbola kita maju. Saya punya mimpi ingin memajukan sepakbola Indonesia, melatih pemain dengan betul.”

Di lain pihak, pelatih PSM Robert Rene Albert mengeluhkan pertandingan yang dimulai pada siang hari WIB, dan makin diperparah dengan kondisi lapangan yang buruk.

“Sriwijaya adalah salah satu tim bagus. Tapi kami juga bermain dengan semangat tinggi, sehingga kami bisa menang di pertandingan penting ini,” ungkap arsitek asal Belanda itu.

“Tapi sungguh tidak wajar, kami harus bermain pada siang hari. Ini sangat mengganggu tim, ditambah lapangan yang tidak bagus. Kalau begini kondisi sepakbola Indonesia, susah untuk berkembang,” tambahnya.