Diperkuat Fandy Mochtar, Maluku Utara Targetkan Juara Liga Desa Indonesia

Malut hanya mempersiapkan tim sekitar dua minggu sebelum bertanding dalam ajang LIDI.

Tim Maluku Utara (Malut) terus bersiap jelang mengikuti ajang Liga Desa Indonesia (LIDI) 2015 yang memperebutkan Piala Menpora di Belitung Timur, Bangka Belitung. Turnamen itu rencananya bakal dimulai, 4 Agustus 2015 dan akan dibuka secara langsung oleh Menpora RI, Imam Nahrawi.

Malut menargetkan menjadi juara pada ajang tersebut. Meski, persiapan mereka jelang turnamen itu hanya sekitar dua minggu. Untuk menambah kekuatan, Malut memanggil putra daerah mereka yang sudah malang-melintang di pentas sepakbola nasional, Fandy Mochtar. Ya, mantan pemain Pusamania Borneo FC itu diplot untuk menopang para pemain muda yang dimiliki Malut.

"Kami sebenarnya juga ingin mengajak para pemain lainnya seperti Zulham Zamrun, T.A Mushafry, dan Ilham Udin Armaiyn, tapi mereka tidak bisa. Fandy pun bersedia memberikan motivasi kepada adik-adiknya dari Malut," kata Arizona Hamadi, pelatih Malut.

Menurutnya, timnya saat ini mengalami peningkatan yang signifikan sejak pertama kali dikumpulkan. Mantan pemain tim nasional Indonesia di era 1980-an itu memaparkan timnya sudah menjalani empat kali uji coba di Jakarta dalam seminggu terakhir.

Hasilnya, mereka berhasil menang dua kali atas Urakan FC dan Bina Putra, kalah sekali dari tim yang juga akan mengikuti LIDI dari DKI Jakarta. Teranyar, mereka bermain imbang dengan gabungan pemain asing asal Sierra Leone yang berada di Indonesia, skor 2-2, di lapangan Atang Soetrisna, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Minggu (2/8) petang.

"Perkembangannya jauh lebih baik dari sebelumnya. Memang ada beberapa hal yang mesti diperbaiki. Namun yang terpenting, para pemain bisa menjalankan taktik yang ingin diterapkan," jelasnya.

Sementara itu, manajer tim Malut, M. Buyung Radjiloen, optimistis timnya bisa memenuhi target juara. "Kami jauh-jauh tidak mau pulang dengan tangan hampa. Saya berharap tim pelatih dan pemain bisa bekerja keras di sisa waktu yang ada," ujar Buyung.

"Saya lihat, para pemain masih kurang soal fisik. Maklum, mereka hanya berkumpul dua minggu. Saya berharap, sebelum laga pertama tim pelatih ada waktu khusus untuk menggenjot fisik mereka," tutur pria yang juga menjabat kepala dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara itu.

Topics