Ditahan Mitra Kukar, Eduard Tjong Tetap Puas

Edu mengaku kecewa jika melihat hasil akhir, tapi puas dengan performa yang diperlihatkan pemain.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN Kendati gagal mendulang angka penuh untuk kali ketiga berturut-turut di kandang usai ditahan Mitra Kukar 1-1, pelatih Persela Lamongan Eduard Tjong merasa puas dengan permainan anak asuhnya.

Dalam laga di Stadion Surajaya itu, Persela sempat unggul lebih dulu melalui Srdjan Lopicic. Namun Zulham Zamrun mampu menyamakan kedudukan. Menjamu Mitra Kukar, Persela memang minus Roman Golian dan Arif Ariyanto yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sementara Eki Taufiq, hanya ditempatkan di bangku cadangan.

“Kalau hasil, jelas kecewa. Namun soal permainan, saya cukup puas. Kami bisa bermain apik, utamanya di babak pertama, meski tanpa diperkuat dua pemain inti. Ini yang membuat saya puas, meski secara hasil tidak,” ungkap Edu, sapaan Eduard.

“Kita lengah sedikit, dan Mitra Kukar berhasil mencetak gol serta membalas ketertinggalannya. Ini seharusnya yang tidak boleh, tapi mau bagaimana lagi. Kami banyak diperkuat pemain muda musim ini, sementara mereka adalah tim yang sudah matang.”

Disinggung mengenai peluang ke babak delapan besar, Edu dengan optimis menyatakan, peluang timnya masih terbuka lebar. Ia pun menilai, persaingan di wilayah timur makin ketat dan sengit.

“Nanti kita lihat saja, bagaimana hasil Persebaya [Surabaya] lawan Persiram [Raja Ampat]. Begitu pula, hasil yang diraih Persepam [Madura United]. Tapi saya pribadi optimis Persela masih memiliki peluang berlaga di babak delapan besar,” papar Edu.

Sementara itu, arsitek Mitra Kukar Stefan Hansson mengaku cukup puas dengan hasil yang diukir anak asuhannya. Hasil imbang lawan Persela sudah sesuai dengan target yang ditetapkan sebelum bertolak menuju Lamongan.

“Kita tentu saja sangat senang. Hasil ini sudah sesuai target. Ini pertandingan bagus, kedua tim sama-sama bermain agresif. Jadi, hasil imbang adalah akhir yang cukup adil,” tutur Hansson, yang sempat bekerja sama dengan Edu membesut skuat ISL Stars menghadapi Juventus, Rabu (6/8).

Hansson mengungkapkan alasan menarik Erick Weeks Louis di paruh babak kedua, dan menggantinya dengan sosok Jajang Mulyana, sehingga sejak menit ke-70 Mitra Kukar bermain dengan empat penyerang.

“Erick kelihatan capek, makanya saya putuskan ganti dengan Jajang. Sebab, kami butuh tambahan penyerang untuk mengejar ketinggalan. Dan itu berhasil, kami berhasil menekan pertahanan Persela, dan kejar ketinggalan,” tutup Hansson. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.