Djadjang Nurdjaman Akui Pemain Persib Bandung Kurang Disiplin

Djanur mengakui pemain lemah dalam mengantisipasi sepak pojok, saat ditaklukkan Mitra Kukar.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menyoroti kedisiplinan bermain para pemainnya saat ditaklukkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu (16/10). Pada laga itu, Persib harus kebobolan dua kali lewat skema sepak pojok yang dituntaskan dengan sundulan Septian David Maulana dan Yogi Rahadian.

Sementara Persib hanya bisa membalas pada awal babak kedua, melalui sepakan Sergio Van Dijk. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu pun mengakui dengan jantan kekalahan timnya di laga ini.

"Selamat untuk Mitra Kukar. Pada malam ini kami tampil tidak sesuai target, dua gol dari sepak pojok jadi kelemahan pemain kami. Mereka tidak bisa mengantisipasinya," ucap Djanur, setelah laga seperti dikutip laman resmi Persib.

"Secara permainan kami imbang, tapi kami kurang disiplin dan belum dapat mengantisipasi serangan dengan baik," tambahnya.

Sementara itu, bek Persib Tony Sucipto mengajak rekan-rekannya untuk introspeksi diri masing-masing dari kekalahan ini. "Mungkin ini ada kesalahan kecil di belakang, tapi tidak ada saling menyalahkan. Kebobolan itu bukan kesalahan pemain belakang saja," kata Tony.

Dengan hasil ini, Persib masih terpaku di peringkat kesembilan klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) A dengan 33 poin. Sedangkan Mitra Kukar berada di posisi keenam dengan nilai 36.