Djadjang Nurdjaman Buta Legiun Asing Kitchee SC

Djanur berusaha mempelajari kelebihan dan kekurangan pemain asing yang dimiliki Kitchee SC.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku belum mengetahui banyak tentang kekuatan pemain asing Kitchee SC, lawan yang bakal mereka hadapi di 16 Besar Piala AFC 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (27/5).

Tercatat empat pemain asing yang kini memperkuat Kitchee SC, yakni Kim Tae-Min, Juan Carlos Belencoso, Fernando Recio Comi, dan Jorge Tarres. Selain itu, ada juga pemain naturalisasi Christian Kwesi, serta sejumlah pemain berdarah Hong Kong, seperti Robson Augusto Leung dan Emmet Wan Chun.

Nama-nama itu belum ditambah pemain kelahiran Cina, seperti Wang Zhenpeng, Xu Deshuai, dan Huang Yang. Sejak lepas dari koloni Inggris pada 1997, pemain ini bisa memperkuat timnas Hongkong. Mengenai skuat Kitchee, Djadjang mengakui calon lawan memiliki materi pemain yang baik.

“Materi pemain banyak yang baik dari Kitchee, tapi belum tahu info pemain asing,” ujar Djanur, sapaan Djadjang.

Djanur pun semringah dengan keputusan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mencabut pembekuan PSSI, dan pengadilan tata usaha negara (PTUN) mengabulkan gugatan PSSI. Sebab, kondisi itu membuat pemainnya menjadi lebih tenang.

“Pemain memperlihatkan wajah yang ceria. Ini menjadi motivasi tersendiri,” ungkap Djanur.

Di laga nanti, Persib tidak akan diperkuat Yandi Sofyan Munawar dan Muhammad Natshir yang dipanggil memperkuat timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2015. Kendati demikian, Djanur tak merasa khawatir.

“Tidak apa-apa mereka tidak bisa bermain, kita lepas saja untuk timnas,” imbuh Djanur.

Djanur pun berharap kedua pemainnya itu bisa mendapatkan sukses bersama timnas U-23. Djanur menilai kedua pemain tersebut sudah menunjukkan performa cemerlang bersama Persib.

“Sebagai pelatih, berharap dia [Yandi] menjadi pilihan utama, karena sebenarnya dia stiker murni. Tapi kan dari pelatih sana [Aji Santoso] punya pilihan,” ucap Djanur.

“Deden [sapaan Natshir] tampil bagus, makanya sangat wajar dia dipilih jadi kiper utama. Itu bagus buat persaingan antara tiga kiper, jadi pelatih tidak ragu jika ada satu kiper berhalangan tampil.”

“Semoga semakin matang di timnas, dan berimbas ke kepercayaan diri. Ketika mereka balik lagi ke sini [Persib], kita selalu lihat [persaingan] setiap latihan.” (gk-68)

Topics