Djadjang Nurdjaman Tak Percaya Tujuh Pemain Arema Cronus Cedera

Pelatih Persib itu menilai hal tersebut hanya sebuah psywar yang dilontarkan kubu tim Singo Edan.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman tak percaya ada tujuh pemain Arema Cronus yang sedang dilanda cedera. Seperti diketahui, Persib akan menjamu Arema dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Sabtu (27/8) mendatang. 

Sebelumnya, dikabarkan tujuh pemain Arema yang menderita cedera itu adalah Hamka Hamzah, Hendro Siswanto, Dendi Santoso, Ahmad Nufiandani, Srdjan Lopicic, Ahmad Bustomi, serta Arif Suyono.

"Ah itu psywar saja, pemain Arema saya tahu betul semuanya punya kualitas yang merata. Bohong kalau sampai tujuh pemain, nggak sampai segitu. Saya sudah tahu pasti mereka cukup kuat," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

"Kalaupun ada paling hanya satu, dua atau tiga pemain saja yang tidak bisa tampil. Yang lainnya akan sama saja, kami tidak boleh terkelabui dengan psywar," tambahnya.

Djanur menambahkan, dirinya juga sudah mengamati permainan Arema saat ditaklukkan Pusamania Borneo FC, skor 2-1, Sabtu (20/8) lalu. Pelatih yang mengantarkan Persib juara Indonesia Super League (ISL) 2014 itu pun yakin para pemain tim Singo Edan tidak akan menurun mentalnya lantaran kekalahan itu.

"Arema tim paling mapan dan paling stabil saat ini. Saya yakin mereka tidak terpengaruh. Saya amati pertandingan kemarin, saya nonton sekali, waktu itu di babak kedua Arema menggebu menyerang dan Borneo bertahan total. Beruntung bagi Borneo, Arema tidak bisa menyamakan kedudukan," jelasnya. 

Sementara itu, kapten tim Persib Atep berharap laga melawan Arema bisa tetap digelar di Bandung. Menurut Atep, dengan bermain di Bandung, Persib akan mendapatkan dukungan penuh dari Bobotoh, sebutan pendukung Persib, yang tentunya akan semakin memberikan tekanan ke skuat asuhan Milomir Seslija.

Atep pun mengakui, belum adanya kepastian venue laga tersebut cukup memengaruhi konsentrasi para penggawa Maung Bandung. "Walaupun tidak di Bandung, di Bogor pun kami siap. Karena di Bogor pun kami sudah merasa nyaman, di sana kami menuai hasil bagus," ujar Atep.

Topics