Djajang Nurjaman Ogah Komentari Teror Karangan Bunga

Pihak Persib Bandung mengantisipasi insiden di Si Jalak Harupat terjadi di Kanjuruhan.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Pelatih dari Persib Bandung, Djajang Nurjaman, menerima hal tidak sedap jelang laga Persib kontra Arema Cronus, Minggu (25/5) malam, di stadion Kanjuruhan.Djanur, sapaan Djajang, menerima karangan bunga usai melakukan rapat teknik satu hari sebelum pertandingan (24/5), dari sosok pria yang misterius.Karangan bunga tersebut layaknya sebuah teror untuk kubu Maung Bandung karena bertuliskan "Persib, Kalah atau Mati".Menanggapi hal tersebut, Djanur kepada laman resmi klub ogah berkomentar lebih jauh. "No comment," jawab Djanur singkat.Meski sebagai tim tamu dengan banyak tekanan, namun Djanur ingin anak asuhnya tetap santai tanpa beban dengan segala bentuk ancaman."Kita dapat sinyal, kemungkinan ada gangguan di sini sebagai imbas dari apa yang terjadi di Bandung kemarin. Tapi, saya sudah sampaikan kepada pemain untuk tidak menjadikannya beban," jelasnya pada sesi latihan.Sekedar mengingatkan, kala Persib menjamu Arema di putaran pertama lalu. Terjadi gangguan kecil ulah suporter di stadion Si Jalak Harupat kepada tim Arema di lapangan, kala Singo Edan sedang memimpin pertandingan dua gol. Hal tersebut yang jadi pertimbangan dari kubu Pangeran Biru, bahwa mereka khawatir akan kejadian serupa terjadi di Kanjuruhan, sebagai wujud balas dendam.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.