Dunga: Brasil Harus Rela Menderita

Topics

Bos Selecao ini yakin timnya bisa segera bangkit dari hasil-hasil buruk yang belakangan membuat citra sepakbola Brasil menurun.

Pelatih Brasil Dunga menyebut penderitaan yang tengah dialami timnya saat ini bakal menjadi berkah terselubung untuk bisa meraih kejayaan di masa mendatang.

Sebagaimana diketahui, Brasil baru saja menanggung malu di Copa America 2015 setelah disingkirkan Paraguay di babak perempat-final seiring kapten mereka, Neymar, berbuat ulah yang membuatnya diskors. Padahal, Brasil masih belum bisa melupakan sepenuhnya tragedi Piala Dunia 2014 setelah dihantam Jerman 7-1 di semi-final.

Dunga pun mengincar kebangkitan di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL untuk membuktikan bahwa Selecao masih merupakan kekuatan besar dalam sepakbola dunia.

“Kualifikasi Piala Dunia ini akan menjadi kesempatan sekaligus tantangan bagus bagi timnas Brasil. Untuk meraih kemenangan, tim harus belajar menderita. Sejarah membuktikan bahwa sebuah tim bagus bukan cuma terdiri dari pemain berkualitas, namun juga memiliki karakter, determinasi, dan tahu caranya mengatasi penderitaan,” jelas Dunga, Senin (27/7).

“Para pemain Brasil saat ini mendapat tekanan hebat. Kualifikasi Piala Dunia selalu sulit dan kali ini bakal terasa lebih sulit. Ini karena tim-tim lain semakin kuat dan banyak pemain mereka yang bermain di Eropa.”

Brasil akan mengawali perjalanan mereka menuju Rusia 2018 dengan laga melawan Cile sebelum menghadapi Venezuela pada Oktober mendatang di mana kedua laga ini mereka tidak bisa diperkuat Neymar akibat masih menjalani skorsing. “Brasil memiliki 22 pemain lain untuk mengatasi absensinya,” tegas Dunga.  

 

Topics
, Brazil,