Eduard Tjong: Pemain Persela Lamongan Harus Pintar Atur Tempo

Edu mengungkapkan, pemain Laskar Joko Tingkir terlalu semangat menyerang, sehingga lalai mengantisipasi serangan balik.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN Pelatih Persela Lamongan Eduard Tjong mengungkapkan, tim besutannya harus pintar menjaga tempo permainan, sehingga tak bisa dimanfaatkan lawan untuk memetik kemenangan.

Menurut Edu, sapaan Eduard, kurang bisanya Persela dalam mengatur tempo permainan itu dikarenakan skuat saat ini banyak dihuni para pemain muda, terutama di lini tengah. Untuk menghadapi putaran kedua delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014, kelemahan Persela perlu segera dibenahi.

Kelemahan itu terlihat ketika menjamu Arema yang berakhir imbang 2-2. Begitu juga dengan kekalahan 4-2 dari Semen Padang. Di dua pertandingan tersebut, Persela sempat unggul lebih dulu.

“Pemain memang masih terpengaruh semangat untuk terus menyerang, tapi lalai ketika mendapat serangan balik. Seharusnya mereka bisa mengatur tempo. Tapi sepertinya pemain belum bisa menjalankan itu dengan baik,” ungkap Edu kepada Goal Indonesia.

“Seharusnya, ketika sudah unggul, pemain jangan terus menyerang. Pemain perlu mengatur tempo permainan dulu. Hal inilah yang menjadi bahan evaluasi tim, sebelum kembali bermain di putaran kedua. Semoga kelemahan ini bisa diperbaiki.”

Dalam kesempatan yang sama, Edu kembali menegaskan, Persela tetap akan berusaha mendapatkan hasil terbaik di sisa delapan besar. Setidaknya, mereka berambisi tidak menjadi juru kunci.

“Memang berat. Tapi kami masih bisa merebut tiket semi-final, asalkan semua berusaha keras, dan maksimal. Kami juga harus bisa menang pada dua laga home agar ada raihan poin. Tapi jika memang gagal meraih tiket semi-final, setidaknya kami ingin menghindari posisi sebagai juru kunci,” tutur Edu.

Kemenangan di kandang sendiri memang menjadi kunci bagi Persela, sehingga persaingan dengan Arema Cronus, Persipura Jayapura, dan Semen Padang, tetap akan berjalan ketat dan sengit. Walau saat ini, Persela masih terpuruk sebagai juru kunci grup K, usai membukukan sekali seri dan dua kali kalah.

“Kami tak hanya memaksimalkan kemenangan ketika bermain home saja. Namun, pada laga away nanti, kami juga ingin mendapat hasil maksimal. Sebab, kami tak ingin kepastian lolos, atau tidaknya Persela tergantung poin yang didapat tim lain," tegasnya. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.