Eks Presiden FIGC: Carlo Tavecchio Opsi Terbaik

Topics

Pria yang pernah tersandung kasus Calciopoli ini menilai Tavecchio lebih pantas memimpin FIGC ketimbang Albertini.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Mantan presiden federasi sepakbola Italia (FIGC) Franco Carraro turut buka suara terkait kontroversi penunjukkan Carlo Tavecchio sebagai orang nomor satu di organisasi tersebut. Menurut Carraro, Tavecchio adalah opsi terbaik yang dimiliki FIGC ketimbang pesaingnya, Demetrio Albertini.

Senin (11/8) kemarin, Tavecchio terpilih menjadi pengganti Giancarlo Abete yang mengundurkan diri setelah timnas Italia tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2014. Namun, kontroversi muncul karena pria berusia 71 tahun itu diyakini punya pandangan rasis terhadap pemain berkulit gelap menyusul komentarnya tentang “makan pisang” terkait transfer pemain asing di Italia.

“Dia memang bukan presiden ideal bagi sepakbola Italia. Saya mengakui bahwa dia punya kekurangan besar: omongannya sangat buruk. Tapi, untuk saat ini dialah opsi terbaik yang ada,” ujar Carraro kepada Il Fatto Quotidiano.

Carraro, yang pada 2006 lalu harus melengserkan jabatannya sebagai presiden FIGC karena diduga terlibat dalam skandal Calciopoli, juga menambahkan jika kandidat lainnya, Demetrio Albertini, ia nilai belum terlalu berpengalaman. “Dia berpidato bagus tentang ambisi meraih trofi dan kejayaan Italia, tapi ke mana saja dia selama delapan tahun terakhir?” tanya Carraro.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics