EKSKLUSIF Erick Thohir: Roberto Mancini Bisa Berikan Stabilitas

Dalam wawancara eksklusif kepada Goal Indonesia, Erick Thohir menjelaskan mengapa Roberto Mancini kembali didatangkan ke Giuseppe Meazza.

EKSKLUSIF GOAL INDONESIA FC Internazionale kembali mengontrak Roberto Mancini yang pernah menangani klub selama empat tahun pada musim 2004 hingga 2008. Pada periode itu, Nerazzurri menjalani masa ke-emasan dengan merengkuh tiga gelar Scudetto, dua Coppa Italia dan satu Piala Super Italia. Keterpurukan yang dialami Inter sepeninggal Mancini dan Jose Mourinho membuat pemilik baru La Beneamata, Erick Thohir, memanggil pelatih asal Italia itu kembali ke Giuseppe Meazza. Dalam wawancara eksklusif kepada Chief Editor Goal Indonesia Agung Harsya dan Deputy Editor Rais Adnan di Shangri-La Hotel, Jakarta, Erick Thohir mengungkapkan alasan mengapa ia mendatangkan kembali Mancini dan juga bagaimana masa depan Javier Zanetti sebagai bagian dari manajemen di klub. Simak wawancara eksklusif kami dengan presiden FC Internazionale Erick Thohir di bawah ini: Goal Indonesia: Anda mengatakan ingin membangun tim untuk satu dua tahun ke depan, jadi ini alasan memanggil kembali Mancini? Erick Thohir: Mancini kita kontrak 3,5 tahun. Ada rumor dia punya opsi [klausul], itu bohong, tidak ada. Kita kontrak dia 3,5 tahun, bahkan kalau bisa lebih dari 3,5 tahun kalau semuanya baik sesuai target. Kita perlu stabilitas. Kita perlu stabilitas pada figur pelatih yang sangat bagus karena bangun klub itu butuh dua hingga tiga tahun. Nah ini kita perlukan dari Mancini. Kebetulan, Mancini satu visi dengan kita, bahwa memang Inter ini mesti kembali [ke era kejayaan]. Tapi kita juga mesti respek dengan financial fair play, bahwa segala pembelian dan penjualan mesti seimbang dalam pembukuan.Semua [keputusan] transaksi pemain kita lakukan secara kolektif. Saya tidak buat keputusan sendiri atau [begitu juga] Mancini buat keputusan sendiri. Kita sama-sama bicara apa yang terbaik untuk Inter, dengan data dan angka, jadi bukan karena emosional. Kalau merekrut pemain pasti kita berharap yang lebih baik dong, masa yang lebih jelek. Goal Indonesia: Tapi kalau Inter tidak mencapai target di akhir musim ini apakah ada evaluasi terhadap Mancini? Erick Thohir: Saya rasa targetnya 3,5 tahun itu. Memang dalam sepakbola terkadang ada hasil yang memang membuat orang harus mengambil keputusan. Seperti contoh ketika kita bersama Walter Mazzarri. Apakah saya ada masalah dengan dia? Tidak ada. Dia pekerja keras dan dia melakukaan yang terbaik buat klub. Tapi hasilnya kan stagnan sehingga fans dan media memberikan tekanan besar. Ketika pelatih kita dibawah tekanan kan akhirnya kasihan. Mancini kita ambil dia karena kita yakin dia akan perform. Dan terbukti beberapa game terakhir ini dia sudah kelihatan. Dia bisa melakukan itu karena dia sudah paham liga Italia. Dia pernah di Inter, dia pernah menangani klub di luar negeri, punya pengalaman. Jadi kita ingin punya kemajuan. Goal Indonesia: Apakah ada rencana masa depan untuk Javier Zanetti? Erick Thohir: Kita sudah rekrut dan dia gabung di manajemen. Dia adalah vice president klub. Kita banyak diskusi tentang banyak hal dengan dia. Jadi saya rasa, sudah luar biasa. Saya harap dia terus membantu manajemen, membantu Inter untuk mengeksplorasi dunia. Karena dia seorang legenda. Sekarang saja dia diambil menjadi ambassador Expo Milano 2015. Itu kan bukan [mewakili] Inter. Inter hanya salah satunya, tapi dia juga mewakili kota Milan dan juga Italia. Jadi hal yang positif kita bekerja sama dengan dia.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics